
BPI91.COM.PONTIANAK, Polda Kalbar – Menindaklanjuti langkah negara dalam meningkatkan pembangunan keuangan dan menjamin stabilitas keamanan nasional, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda dan Irwasda Polda Kalbar menggelar Rapat Pimpinan Tahun 2025 yang dihadiri para pejabat utama Polda Kalbar dan diikuti oleh seluruh Kapolres Jajaran, bertempat di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, pada Rabu (5/2).
Dalam rapat tersebut, Kapolda Kalbar menekankan pentingnya menghadapi dinamika yang dihadapi Indonesia saat ini. “Paradoks yang dihadapi Indonesia, yaitu meskipun negara ini memiliki sumber daya alam yang melimpah, masih banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan, serta menghadapi kelemahan dalam kemandirian nasional, terutama di sektor pangan dan energi,” ucap Kapolda saat memimpin Rapim.
Menurut data tahun 2016, Indonesia mengalami kerugian yang signifikan akibat illicit outflow of national wealth, yang mencapai angka yang sangat besar, dimana menurut data pada tahun 2016 memperkirakan kebocoran ini mencapai 36,5 miliar USD atau sekitar Rp 550 triliun Rupiah yang berkontribusi terhadap hilangnya potensi pendapatan negara serta memperparah kesenjangan ekonomi.
Menghadapi isu ini, TNI-Polri dianggap memegang peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas negara serta mewujudkan visi Indonesia Emas. Kapolda Kalbar menegaskan bahwa TNI-Polri bertindak sebagai pilar utama dalam menjaga ideologi serta mempertahankan keutuhan dan kesatuan bangsa.
Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H. yang juga menghadiri Rapim tersebut kepada media menjelaskan bahwa dalam konteks penegakan hukum dan kemandirian ekonomi, salah satu strategi yang diusung oleh Polri adalah melalui pengawasan keuangan digital.

“Salah satu strategi yang digunakan adalah desk pemeriksaan audit online, yang memungkinkan pengawasan keuangan dilakukan secara digital. Langkah ini diharapkan dapat menekan potensi penyimpangan dan meningkatkan optimalisasi pendapatan negara.”, ucap Kabidhumas mengutip arahan Kapolda.
Indonesia, dengan peran serta Polri, diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi dalam menghadapi tantangan global, menjaga stabilitas fiskal, meningkatkan investasi, serta memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.
“Strategi yang dibahas dalam Rapat Pimpinan Polda Kalbar Tahun 2025 ini diharapkan menjadi langkah progresif kita untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mencapai tujuan tersebut, serta mendukung pembangunan keuangan Indonesia yang lebih baik di masa depan.”, pungkas Kapolda.
Sumber : Humas
(A.rahman)
More Stories
Kajati Kalteng Nurcahyo Berjanji Akan Segera Tuntaskan Kasus Korupsi Zirkon Rp 1,3 Triliun.
PALANGKA RAYA.BPI91.COM. Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Nurcahyo Jungkung Madyo, mengungkapkan komitmenya akan segera menuntaskan berbagai perkara tindak pidana korupsi...
Diduga, Acai Pelaksana Pekerjaan Konstruksi Pengaman Pantai Pecal Merusak Jalan Babul Giri Desa Kinjil Pesisir
KETAPANG. BPI91.COM. Kehadiran Kendaraan Berat yang diduga milik Acai selaku pelaksana CV. Mega Buana Persada , Proyek Abrasi Pantai Pecal ...
Akibat Pekerjaan Konstruksi Pengaman Pantai Pecal.Jalan Babul Giri Desa Kinjil Pesisir Rusak Berat,
KETAPANG. BPI91.COM. Kendaraan Berat Proyek Abrasi Pantai Pecal merusak Jalan yang Dibangun Pemda Ketapang. Jalan Babul Giri sepanjang 630 meter...
Kodim 1204/Sanggau Gelar Latbakjatri TW II Tahun 2025 Di Lapangan Tembak Sabang Merah
SANGGAU. BPI91.COM. Kodim 1204/Sanggau melaksanakan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Triwulan II Tahun 2025 pada Selasa (25/11/2025) pukul 07.00 WIB...
Masyarakat Ketapang Tumpah Ruah Turun Ke Lapangan Sepakat Menghadiri Operasi Pasar Murah.
KETAPANG. BPI91.COM. Operasi Pasar murah yang diadakan oleh Drs.H.Ria Norsan , M,M., M. H . Gubernur Kalimantan Barat beserta Krisantus Kurniawan,...
13 Direktur Prusahaan Diduga Melakukan Persekongkolan Dan Korupsi Berjemaah Bersama ASN
KETAPANG. BPI91.COM. Pejabat Pengguna Anggaran, Pejabat Pengadaan , Dan Direktur Prusahaan, Diduga Melakukan Persekongkolan Dan Korupsi Berjemaah bersama ASN Telah ditemukan...

