Read Time:1 Minute, 12 Second

PONTIANAK. BPI91.COM.
Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., bersama Wakil Ketua II Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Barat Bidang Pembinaan dan Pelatihan, Sukino menghadiri penutupan latihan kader pelatih pencak silat militer tahun 2025. Bertempat di Disjasad, Cimahi, Jumat (23/5/2025).

Latihan kader pelatih pencak silat militer yang diikuti oleh perwakilan dari satuan jajaran TNI AD ini secara resmi ditutup oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) , Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.

Selain penutupan latihan, pada kesempatan ini juga dilaksanakan pengukuhan pencak silat militer dibawah naungan PB IPSI. Kegiatan kali ini mengangkat tema, “Lestarikan Pencak Silat Sebagai Warisan Leluhur dan Budaya Bangsa.

Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Eko Wardono mengatakan, bela diri pencak silat militer saat ini tengah dikembangkan oleh TNI AD. Bela diri ini merupakan hasil kolaborasi dari Dinas Jasmani TNI AD dengan PB IPSI.

Selain untuk membekali prajurit memiliki kemampuan bela diri. Pencak silat militer ini juga upaya TNI AD untuk melestarikan seni bela diri pencak silat itu sendiri. Yang merupakan asli warisan leluhur dan budaya bangsa kita,” katanya.

Selanjutnya Kapendam XII/Tpr mengatakan, latihan kader pelatih pencak silat militer ini bertujuan untuk mempercepat proses sosialisasi bela diri militer kepada seluruh prajurit TNI AD, agar seluruhnya memiliki kemampuan bela diri yang dapat diandalkan untuk mendukung pelaksanaan tugas.

“Mereka yang sudah menerima ilmu kepelatihan nantinya akan melaksanakan pembinaan di satuan masing-masing,” kata Kolonel Inf Eko Wardono. (Pendam XII/Tpr)

(A.rahman)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Polda Banten Gelar FGD Bahas Pemberantasan Aksi Premanisme Bersama Forkopimda dan Tokoh Masyarakat
Next post Kapolda Kalteng dan Gubernur Resmikan Kapal Wisata Susur Sungai
Close