www.bpi91.com Jakarta – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memastikan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan serta penegakan hukum tindak pidana dengan korban perempuan dan anak-anak. Jumat 04/022/2022.
Komitmen tersebut di sampaikan langsung oleh Kapolri saat menerima audiensi Komnas Perempuan di Mabes Polri.
Dari segi kelembagaan, Sigit mengungkapkan bahwa, saat ini Polri telah mengembangkan unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) menjadi Direktorat tersendiri di tingkat Bareskrim Polri dan Polda.
Hal itu merupakan wujud keseriusan Korps. Bhayangkara dalam menangani kasus kejahatan dengan korban perempuan dan anak.
Jadi pertama terkait dengan concern kita terhadap masalah dan isu perempuan serta anak khususnya. Itu memang menjadi salah satu program yang kemudian saya ingin di tangani serius. Itu juga yang saya sampaikan saat fit and proper test di DPR, papar Sigit dalam audiensi tersebut.
Karena itu saya sudah sampaikan, sekarang sedang berproses. Dari sisi penanganannya kita ingin ada Direktorat sendiri.
Direktorat yang khusus menangani itu. Sehingga kemudian di tingkat Mabes ada bintang satu. Maka di Polda akan ada Direktorat tingkat Polda. Sampai di bawah, ujar mantan Kapolda Banten itu.
Eks Kabareskrim Polri ini menyatakan, nantinya akan di siapkan personel Polri yang mampu dan mumpuni untuk mengawaki Direktorat tersebut.
Dengan di isi jajaran yang profesional dan berintegritas, kata Sigit, hal itu akan menghindari perempuan dan anak mengalami peristiwa menjadi korban dua kali.
Manakala yang menginterogasi, kemudian yang menangani beda jenis kelamin, akan membuat masalah baru. Sehingga mereka merasa menjadi korban dua kali. Ini kedepan kita proses. Prosesnya memang sedang berlangsung oleh Kemenpan RB. ucap Sigit.
Meskipun tak keseluruhan di isi wanita, di katakan Sigit Direktorat PPA itu, nantinya akan di dominasi oleh para Polisi Wanita (Polwan).
Sehingga secara paralel, menurut Sigit, hal itu akan semakin membuka ruang dan kesempatan bagi para Polwan untuk mengisi jabatan di internal Polri.
Anggota yang bisa di rekrut mulai dari taruna dan bintara, sehingga ruang itu bisa di isi untuk pengembangan karier yang lebih bagus.
Dan kita punya bibit kedepannya secara bertahap akan di berikan posisi strategis. Ini bisa di isi jika ada bibit yang banyak, karena kompetensinya penting. Ini konsep kita secara kelembagaan, tutur Sigit.
Lebih dalam, Sigit melihat sejauh ini terkait kasus kejahatan dengan korban perempuan dan anak, masih adanya sumbatan komunikasi.
Sigit pun memberikan solusi untuk memecah permasalahan tersebut dengan membentuk Liaison Officer (LO) di Komnas Perempuan.
Dengan adanya pendamping itu, Sigit menyebutkan kedepannya apabila ada pengaduan yang mengharuskan di tangani oleh Kepolisian maka LO tersebut yang menjadi penghubung informasi antara Komnas Perempuan maupun pihak Kepolisian.
Kalau memang setuju akan kami siapkan dan kirimkan. Jika ada pengaduan dan ingin meninjau satu tempat, maka LO ini membantu menghubungi Kapolda atau Kapolres.
Saya harapkan dari sisi kepolisian bisa merespon isu-isu yang terjadi. Karena kita serius terhadap isu-isu perempuan dan anak, jelas Sigit.
Terkait proses peradilan, Sigit juga mengedepankan perlindungan dan kehati-hatian terhadap suasana kebatinan dari para korban.
Terkait proses peradilan mungkin sangat sensitif memang kita harus melindungi. Di satu sisi hal itu harus di selesaikan secara tuntas. Namun di sisi lain suasana kebatinan korban harus dijaga, ujar Sigit.
Tak hanya itu, Sigit juga mempersilahkan kepada Komnas Perempuan untuk memanfaatkan aplikasi yang telah di sediakan oleh Polri dalam rangka perbaikan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat luas.
Kita tentinya di Propam ada Propam Presisi dan ada Humas Presisi. Bisa di integrasikan ke Komnas. Kalau mau dibuat MoU, kita siap, tutup Sigit.
Red_*
More Stories
Giat Operasi Lilin 2025 Polsek Pondok Gede Pospam Tol JORR Jatiwarna
BERITA POLRI INDEPENDEN-BPI91.COM | KOTA BEKASI – Di titik operasi Pos Pengamanan (Pospam) bawah Tol Jorr Jatiwarna, Polsek Pondok Gede...
Keselamatan Pemudik Jadi Prioritas, Kapolri Pantau Operasional Bus Nataru
BPI91, Jakarta – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melakukan pemantauan langsung kesiapan...
Menyongsong KUHP Baru, Mahasiswa STIH Gunung Jati Tangerang Studi Lapangan ke Pengadilan Negeri
TANGERANG, BI91.COM — Seiring dengan dinamika perubahan hukum pidana nasional, puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Gunung Jati...
Terungkap Motif Pelaku Pembunuhan Salah Satu Agen Bri Link di Pabuaran Karena Sakit Hati
SERKOT, BPI91.COM _ Satreskrim Polresta Serang Kota berhasil mengungkap pelaku tindak pidana di salah satu agen Brilink di Pabuaran...
Beri Pembekalan Kepada 2.000 Capaja, Kapolri: Sinergitas Modal Hadapi Tantangan
JAKARTA.BPI91.COM - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan pembekalan kepada para Calon Perwira Remaja (Capaja) di Mabes...
Tidak Semua Pelanggaran Ditilang Selama Ops Patuh; Prioritas pada Yang Membahayakan Keselamatan
SEMARANG , BPI91.COM - Penegakan hukum dalam Operasi Patuh Candi 2025 tidak dilakukan secara kaku dan tanpa empati. Hal...

