Read Time:1 Minute, 40 Second

KETAPANG, BPI91.COM
Di duga Dinas Pariwisata Ketapang, Lakukan Korupsi Kejaksaan diminta Selidiki Posted on
Ketapang – di balik upaya mempromosikan potensi wisata Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, tercium aroma tak sedap.

Dua proyek strategis Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Ketapang Tahun Anggaran 2024 kini menjadi sorotan tajam, Suryadi ketua LSM peduli kayong Ketapang menduga kedua proyek itu sarat praktik korupsi ,kolusi, dan nepotisme.

Proyek pertama bertajuk Pembuatan Video/Film Promosi Pariwisata bernilai Rp1 miliar, sementara proyek kedua, Penyusunan Buku Sejarah, dihargai Rp 615 juta. Yang menggelitik, nilai kontrak kedua proyek hampir menempel ketat pada pagu anggaran,tanpa koreksi harga.

Suryadi mengatakan kepada media ini bahwa kejanggalan yang mereka temukan salah satunya, adalah penggunaan sistem E-Katalog dalam proyek penyusunan buku sejarah
metode pengadaan yang biasanya digunakan untuk pembelian barang sederhana,bukan untuk proyek kreatif dan intelektual.

Penggunaan E-Katalog di sini menutup ruang untuk menilai kualitas penyedia. Yang dinilai hanya harga, bukan kompetensi,” kata Suryadi Selasa (29/4/2025).

Berdasarkan penelusuran, penyedia jasa berinisial “VM” yang memenangkan proyek buku sejarah memiliki latar belakang yang jauh dari dunia literasi dan sejarah. “VM” diketahui lebih dikenal dalam industri modeling, bukan sebagai penulis atau peneliti sejarah.

Kondisi serupa terjadi dalam proyek pembuatan video promosi.Penyedia jasa berinisial “PG”, yang dipercaya menggarap proyek ini, juga tidak menunjukkan portofolio kuat di bidang produksi film profesional.

Suryadi Ketua LSM Peduli kayong mencurigai skema klasik dalam proyek pengadaan pinjam bendera. Modus ini umum terjadi dalam proyek pemerintah,di mana perusahaan tertentu hanya dipinjam namanya untuk memenangkan tender, sementara pelaksanaannya dilakukan pihak lain tanpa kemampuan teknis memadai.

Ini bukan sekedar salah administrasi
Tetapi potensi kejahatan anggaran,maka diminta kepada KPK, Kejagung, Mabes Polri agar segera melakukan penyelidikan dan penyidikan kepada Kadis Pariwisata Ketapang ujar Suryadi.

Terkait dengan hal ini BPI91.COM telah berkali-kali berupaya menghubungi Kadis Pariwisata Ketapang dengan melalui via WhatsApp guna untuk meminta kesedian waktunya untuk ketemu guna kepentingan konfirmasi namun jawabnya tar nanti dihubungi

Ternyata sampai berita ini ditayangkan tidak ada kejelasan dari Kadis Pariwisata Ketapang.

(A.rahman)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
100 %
Previous post Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Terafiliasi Fredy Pratama
Next post Dua Anggota DPRD Mura PAW Resmi Dilantik, Komposisi Lengkap dan Keterwakilan Perempuan Meningkat
Close