JAKARTA – BPI91.COM – Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana.
Menurutnya, penyelarasan rencana pembangunan di semua tingkat pemerintahan sangat penting untuk mengurangi risiko bencana di masa depan.
“Pusat dan daerah harus sejalan. Kalau rencana pembangunan di daerah sesuai dengan kebijakan nasional, penanggulangan bencana bisa berjalan lebih efektif,” ujar Restuardy dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana 2025 yang digelar di Jakarta pada 20 Maret 2025.
Rakornas ini menjadi forum strategis untuk memastikan bahwa kebijakan penanggulangan bencana di daerah selaras dengan program nasional, sehingga masyarakat lebih siap dan tangguh menghadapi berbagai ancaman bencana.
Restuardy menyebut ada tiga langkah utama yang perlu diperhatikan dalam upaya mitigasi bencana. Pertama, meningkatkan kesiapan daerah melalui pembangunan infrastruktur tahan bencana dan penguatan sistem peringatan dini (early warning system).
Kedua, memetakan wilayah rawan bencana agar langkah penanggulangan lebih terarah dan tepat sasaran. Ketiga, memperkuat sinergi antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat untuk menciptakan penanggulangan bencana yang lebih efektif.
Ia juga menekankan bahwa penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang memprioritaskan pengurangan risiko bencana dapat memberikan manfaat besar.
“Kalau daerah siap menghadapi bencana, masyarakat lebih aman. Selain itu, investasi juga akan lebih menarik karena adanya jaminan keamanan dan kepastian mitigasi risiko,” jelasnya.
Restuardy juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan yang lebih aman dan berkelanjutan.
“Menghadapi bencana bukan tugas satu pihak saja. Pusat dan daerah harus kompak, didukung oleh semua elemen masyarakat agar hasilnya bisa dirasakan secara nyata,” pungkasnya.
KETERANGAN FOTO: Dirjen Bina Bangda, Restuardy Daud
(Mhmd(
More Stories
Kajati Kalteng Nurcahyo Berjanji Akan Segera Tuntaskan Kasus Korupsi Zirkon Rp 1,3 Triliun.
PALANGKA RAYA.BPI91.COM. Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Nurcahyo Jungkung Madyo, mengungkapkan komitmenya akan segera menuntaskan berbagai perkara tindak pidana korupsi...
Diduga, Acai Pelaksana Pekerjaan Konstruksi Pengaman Pantai Pecal Merusak Jalan Babul Giri Desa Kinjil Pesisir
KETAPANG. BPI91.COM. Kehadiran Kendaraan Berat yang diduga milik Acai selaku pelaksana CV. Mega Buana Persada , Proyek Abrasi Pantai Pecal ...
Akibat Pekerjaan Konstruksi Pengaman Pantai Pecal.Jalan Babul Giri Desa Kinjil Pesisir Rusak Berat,
KETAPANG. BPI91.COM. Kendaraan Berat Proyek Abrasi Pantai Pecal merusak Jalan yang Dibangun Pemda Ketapang. Jalan Babul Giri sepanjang 630 meter...
Kodim 1204/Sanggau Gelar Latbakjatri TW II Tahun 2025 Di Lapangan Tembak Sabang Merah
SANGGAU. BPI91.COM. Kodim 1204/Sanggau melaksanakan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Triwulan II Tahun 2025 pada Selasa (25/11/2025) pukul 07.00 WIB...
Masyarakat Ketapang Tumpah Ruah Turun Ke Lapangan Sepakat Menghadiri Operasi Pasar Murah.
KETAPANG. BPI91.COM. Operasi Pasar murah yang diadakan oleh Drs.H.Ria Norsan , M,M., M. H . Gubernur Kalimantan Barat beserta Krisantus Kurniawan,...
13 Direktur Prusahaan Diduga Melakukan Persekongkolan Dan Korupsi Berjemaah Bersama ASN
KETAPANG. BPI91.COM. Pejabat Pengguna Anggaran, Pejabat Pengadaan , Dan Direktur Prusahaan, Diduga Melakukan Persekongkolan Dan Korupsi Berjemaah bersama ASN Telah ditemukan...

