Read Time:1 Minute, 1 Second

BINTUNI,BPI91.COM  28 April 2025 – Operasi Alfa Bravo Moskona 2025 yang dipimpin oleh Polri untuk mencari Iptu Tomi Samuel Marbun yang hilang di Papua Barat menghadapi tantangan berat.

Medan hutan dan sungai yang ekstrem menjadi hambatan besar bagi tim SAR yang terdiri dari Polri, Basarnas, dan TNI.

Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin, menyatakan bahwa Basarnas telah mempersiapkan peralatan dan personel khusus untuk menghadapi tantangan ini.

Drone digunakan untuk pengamatan visual di zona kuning, sementara personel dengan keahlian khusus seperti high angle rescue dan water rescue disiagakan.

Tim SAR membagi area pencarian menjadi tiga zona: Merah, Kuning, dan Hijau. Zona Merah, yang merupakan area rawan aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), menjadi tanggung jawab SAR Polri.

Basarnas membagi personel ke zona kuning dan hijau untuk melakukan pencarian secara menyeluruh.

Tantangan yang dihadapi tim SAR termasuk arus sungai yang deras, cuaca ekstrem, dan ancaman hewan buas seperti buaya dan kasuari.

Namun, Basarnas tetap berkoordinasi dengan Polri untuk memastikan operasi berjalan sesuai dengan prosedur yang aman dan efisien.

Yefri berharap agar pencarian ini segera memberikan hasil dan mengapresiasi langkah Polri yang melibatkan masyarakat setempat untuk memberikan informasi terkait keberadaan korban.

Operasi ini menunjukkan komitmen bersama untuk menemukan Iptu Tomi Samuel Marbun dan menjawab harapan keluarganya.( Str )

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Legiman Ungkap Dugaan Identitas Ganda Sihar Sitorus Terkait Sengketa Tanah
Next post Yayasan Umi Kulsum Wonosobo Gelar Tadabur Alam ke Dieng, Berikan Keceriaan bagi Anak Yatim dan Dhuafa
Close