SAMPIT- KALTENG .BPI91.COM.
Kembali terjadi pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Murjani Sampit jadi sorotan tajam dari berbagai kalangan.
Muhammad Ali, orang tua pasien mengeluhkan Muhammad Khairani, anak yang mengalami cedera pada kedua kakinya setelah dibawa ke RSUD Murjani Sampit, kini terkesan diabaikan.
*Menurut sumber informasi yang datangnya dari orang tua pasien, Muhammad Ali mengatakan, pada Kamis(02/10/2025) saat itu sore dia membawa anaknya ke rumah sakit setelah kena musibah tertimpa sepeda motor.
“Dari mesibah itu pihak keluarga langsung membawa anak tersebut ke ( RSUD ) Murjani Sampit, guna mendapatkan pertolongan tenagamedis, namun sangat tidak disangka disana pihak medis yang menangani terkesan kasar dan tidak menunjukan pelayanan yang baik ramah terhadap keluarga pasien, pelayananya justru membuat keluarga pasien merasa kecewa.
“Menurut Ali, awalnya anak saya itu hanya dironsen dibagian kaki sebelah kanan sedangkan kaki kirinya yang dikeluhkan sakit.
” Saat pihak medis saya komplain, kenapa malah menyuruh saya memesan ronsen kaki satunya lagi itu jelas jelas tidak masuk dinalar dan mencontohkan kinerja yang tidak baik padahal antreannya sudah lama,” katanya, Kamis (2/10/2025).
Setelah diminta kembali ke ruang tunggu, selanjutnya pelayanan yang diharapkan tersebut tak kunjung diberikan ditangani.
“Bahkan mereka sempat dibiarkan menunggu tanpa kepastian dengan alasan adanya gangguan pada sistem alat,” bebernya.
“Saya menunggu satu jam, sementara anak saya menahan kesakitan hanya untuk kembali dironsen di kaki kirinya,” katanya.
Karena tak kunjung dilayani, orang tua pasien Ali akhirnya menghubungi salah satu pejabat di Kotim. Tak lama setelah itu, pelayanan ronsen langsung dilakukan, apakah pelayanan seperti itu jadicontoh yang baik.
“Saya sangat menyesalkan pelayanan yang tidak jelas. Kadang kami disuruh balik ke IGD, padahal sudah menunggu di depan ruang ronsen,” keluhnya.
Menurutnya, pengalaman ini menjadi bukti perlunya perbaikan pelayanan di RSUD Murjani. Ia berharap pihak rumah sakit melakukan reformasi total agar tidak ada lagi kejadian serupa tidak terus terulang.
“Ini bukan pertama kalinya pelayanan RSUD Murjani dikeluhkan masyarakat. Seharusnya pemerintah daerah lebih serius mengatasi persoalan di instansi vital ini dan mengutamakan pelayanan prima,” tegas Ali, Pungkasnya.
( Ky )
More Stories
Kajati Kalteng Nurcahyo Berjanji Akan Segera Tuntaskan Kasus Korupsi Zirkon Rp 1,3 Triliun.
PALANGKA RAYA.BPI91.COM. Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Nurcahyo Jungkung Madyo, mengungkapkan komitmenya akan segera menuntaskan berbagai perkara tindak pidana korupsi...
Diduga, Acai Pelaksana Pekerjaan Konstruksi Pengaman Pantai Pecal Merusak Jalan Babul Giri Desa Kinjil Pesisir
KETAPANG. BPI91.COM. Kehadiran Kendaraan Berat yang diduga milik Acai selaku pelaksana CV. Mega Buana Persada , Proyek Abrasi Pantai Pecal ...
Akibat Pekerjaan Konstruksi Pengaman Pantai Pecal.Jalan Babul Giri Desa Kinjil Pesisir Rusak Berat,
KETAPANG. BPI91.COM. Kendaraan Berat Proyek Abrasi Pantai Pecal merusak Jalan yang Dibangun Pemda Ketapang. Jalan Babul Giri sepanjang 630 meter...
Kodim 1204/Sanggau Gelar Latbakjatri TW II Tahun 2025 Di Lapangan Tembak Sabang Merah
SANGGAU. BPI91.COM. Kodim 1204/Sanggau melaksanakan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Triwulan II Tahun 2025 pada Selasa (25/11/2025) pukul 07.00 WIB...
Masyarakat Ketapang Tumpah Ruah Turun Ke Lapangan Sepakat Menghadiri Operasi Pasar Murah.
KETAPANG. BPI91.COM. Operasi Pasar murah yang diadakan oleh Drs.H.Ria Norsan , M,M., M. H . Gubernur Kalimantan Barat beserta Krisantus Kurniawan,...
13 Direktur Prusahaan Diduga Melakukan Persekongkolan Dan Korupsi Berjemaah Bersama ASN
KETAPANG. BPI91.COM. Pejabat Pengguna Anggaran, Pejabat Pengadaan , Dan Direktur Prusahaan, Diduga Melakukan Persekongkolan Dan Korupsi Berjemaah bersama ASN Telah ditemukan...

