Read Time:1 Minute, 38 Second

SAMPIT- KALTENG .BPI91.COM.

Kembali terjadi  pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Murjani Sampit jadi sorotan tajam dari berbagai kalangan.

Muhammad Ali, orang tua pasien  mengeluhkan Muhammad Khairani, anak yang mengalami cedera pada kedua kakinya setelah dibawa ke RSUD Murjani Sampit, kini terkesan diabaikan.

*Menurut sumber informasi yang datangnya dari orang tua pasien,  Muhammad Ali mengatakan, pada Kamis(02/10/2025)  saat itu sore dia membawa anaknya ke rumah sakit setelah kena musibah tertimpa sepeda motor.

“Dari mesibah itu pihak keluarga langsung membawa anak tersebut ke ( RSUD ) Murjani Sampit, guna mendapatkan pertolongan tenagamedis, namun sangat  tidak disangka disana pihak medis yang menangani terkesan kasar dan tidak menunjukan pelayanan yang baik  ramah terhadap keluarga pasien, pelayananya  justru membuat keluarga pasien merasa kecewa.

“Menurut Ali, awalnya anak saya itu hanya dironsen dibagian kaki sebelah kanan sedangkan kaki kirinya yang dikeluhkan sakit.

” Saat pihak medis saya  komplain, kenapa malah menyuruh saya memesan ronsen kaki satunya lagi itu jelas jelas tidak masuk dinalar dan mencontohkan kinerja yang tidak baik padahal antreannya sudah lama,” katanya, Kamis (2/10/2025).

Setelah diminta kembali ke ruang tunggu, selanjutnya pelayanan yang diharapkan tersebut tak kunjung diberikan ditangani.

“Bahkan mereka sempat dibiarkan menunggu tanpa kepastian dengan alasan adanya gangguan pada sistem alat,” bebernya.

“Saya menunggu satu jam, sementara anak saya menahan kesakitan hanya untuk kembali dironsen di kaki kirinya,” katanya.

Karena tak kunjung dilayani, orang tua pasien Ali akhirnya menghubungi salah satu pejabat di Kotim. Tak lama setelah itu, pelayanan ronsen langsung dilakukan, apakah pelayanan seperti itu jadicontoh yang baik.

“Saya sangat menyesalkan pelayanan yang tidak jelas. Kadang kami disuruh balik ke IGD, padahal sudah menunggu di depan ruang ronsen,” keluhnya.

Menurutnya, pengalaman ini menjadi bukti perlunya perbaikan pelayanan di RSUD Murjani. Ia berharap pihak rumah sakit melakukan reformasi total agar tidak ada lagi kejadian serupa tidak terus terulang.

“Ini bukan pertama kalinya pelayanan RSUD Murjani dikeluhkan masyarakat. Seharusnya pemerintah daerah lebih serius mengatasi persoalan di instansi vital ini dan mengutamakan pelayanan prima,” tegas Ali, Pungkasnya.

( Ky )

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Pamen Ahli Bidang Sosbud Sahli Pangdam XII/Tpr Ajak Mahasiswa Baru Universitas PGRI Pontianak Jaga Dan Bangun Bangsa 
Next post Sambut HUT ke-80 TNI, Pangdam XII/Tpr Pimpin Ziarah Nasional Ke TMP Dharma Patria Jaya
Close