JAKARTA — BPI91.COM — Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Tubagus Rahmad Sukendar, angkat bicara mengenai temuan ribuan pil ekstasi di dalam kendaraan yang mengalami kecelakaan di ruas Tol Lampung. Dalam kendaraan tersebut, aparat menemukan tiga tas besar berisi ribuan butir pil ekstasi, yang diduga lolos dari pemeriksaan Pelabuhan Merak maupun Bakauheni.
Sukendar menilai kasus ini sebagai indikasi nyata lemahnya pengawasan aparat penegak hukum, terutama di pintu-pintu masuk kendaraan di dermaga penyebrangan.
“Dengan lolosnya ribuan pil ekstasi tersebut, itu bukti ada kelengahan pengawasan di dermaga Pelabuhan Bakauheni maupun Merak. BNN dan Direktorat Narkotika Bareskrim harus segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memperketat pemeriksaan terhadap alur kendaraan yang menyeberang,” tegas Sukendar.
Apresiasi untuk BNN: Bongkar Kampung Rawan Narkoba
Meski mengkritisi kelengahan di titik pelabuhan, Sukendar juga mengapresiasi langkah agresif BNN dalam penggerebekan kampung-kampung rawan narkoba di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Menurutnya, pola penindakan yang dilakukan BNN belakangan ini menunjukkan perubahan besar dan terobosan signifikan.
“Ini langkah besar yang selama bertahun-tahun sulit dilakukan. BNN telah bergerak cepat dan tepat,” ujarnya.
Soroti Jalur Udara dan Distribusi ke Jakarta
Tidak hanya jalur laut, Sukendar juga menilai jalur udara sebagai celah besar penyelundupan narkoba ke Jakarta. Ia meminta kolaborasi lebih kuat antara BNN, kepolisian, dan otoritas bandara untuk menutup seluruh celah peredaran narkotika.
“Jangan sampai penegakan hukum hanya menekan pengguna yang sebenarnya korban. Fokus utamanya harus pada kurir, jalur transportasi, dan sindikat pengedar,” tegasnya.
Tempat Hiburan Malam Masih Jadi Titik Rawan
Sukendar juga menyoroti minimnya pengawasan di tempat hiburan malam yang masih sering menjadi titik peredaran narkoba.
“Semua orang tahu tempat-tempat itu menjadi pintu peredaran berbagai jenis narkoba. Jika pengawasannya dimaksimalkan, angka penyalahgunaan bisa ditekan,” ucapnya.
(Mhmmd)
(*)
More Stories
UCAPAN SELAMAT DAN APRESIASI
BERITA POLRI INDEPENDEN. BANDUNG — Selamat dan sukses kepada seluruh Advokat, Perkumpulan Advokat Demokrasi Indonesia Raya (PADIRAYA) yang telah resmi disumpah...
Peringati Hari Lahir Pancasila, Dua Organisasi Media Sepakat Kolaborasi Wujudkan Transformasi Pendidikan
BERITA POLRI INDEPENDEN. INDRAMAYU – Memaknai momentum Hari Lahir Pancasila, dua organisasi media besar nasional, Tokoh Indonesia dan Forum AsMEN,...
Momentum Hardiknas 2026, Yayasan Mutiara Baru Bangkit dan Buka LKSA hingga Kejar Paket di Bojong Klapa Nunggal Bogor
BERITA POLRI INDEPENDEN. Bogor, 2 Mei 2026 – Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional 2026, Yayasan Mutiara Baru (YAMUBI) resmi kembali...
Kolaborasi Himpunan Mahasiswa Ahmadiyah dan MUDA, Diskusi Buku 100 Tahun Ahmadiyah Rajut Solidaritas dan Nalar Kritis
BPI91 -Tangerang Selatan - Semangat merajut solidaritas dan memperkuat nalar kritis anak muda mewarnai diskusi dan bedah buku “Muslim Ahmadiyah...
Menko Pangan Bersama Wali dan Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau pelaksanaan program MBG di Kota Bekasi dan Cek Lokasi Pengelolaan Sampah Bantargebang
BPI91, Bekasi - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Kota Bekasi untuk meninjau langsung pelaksanaan program...
HUT ke-80 Intelijen Polri, Nuriman Harap Semakin Profesional dan Presisi
BPI91, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Intelijen Polri ke-80 yang jatuh pada 2 Januari 2026, Nuriman, Pendiri sekaligus...

