Read Time:1 Minute, 9 Second

KETAPANG. BPI91.COM. Kehadiran Kendaraan Berat  yang diduga milik Acai selaku pelaksana CV. Mega Buana Persada , Proyek Abrasi Pantai Pecal  di Desa Kinjil Pesisir Kecamatan Benua Kayong Kabupaten  Ketapang Provinsi Kalimantan Barat  merusak Jalan Babul Giri sepanjang 630 meter

Kerusakan jalan ini disebabkan karena kendaraan berat seperti exavator dan mobil truck mixer alias truck molen milik CV Mega Buana Persada Acai sebagai pelaksana proyek pekerjaan pengaman abrasi pantai di desa kinjil pesisir Kecamatan Benua Kayong Ketapang.

Berdasarkan hasil pantauan dilapangan pada Rabu (26/11/2025), mobil dump truck bermuatan material proyek lalu lalang melintasi jalan tersebut

Menurut warga, jalan itu awalnya mulus dan sudah di aspal oleh Pemda Ketapang. Tetapi, sejak ada pekerjaan proyek abrasi pantai, kondisinya sudah menjadi rusak berat.

Kepala Desa Kinjil Pesisir, Sukan membenarkan kerusakan jalan ini disebabkan karena dilewati kendaraan berat milik Acai yang merupakan kontraktor proyek abrasi pantai yang saat ini sedang bekerja.

“Rusaknya jalan tersebut mulai dari pokok jalan, samping masjid sampai ke ujung. Kira-kira 630 meter,” kata Sukan.

Menurut Sukan, CV Mega Buana Persada saat rapat dengan masyarakat dan BPD sudah menyepakati akan mengembalikan kondisi jalan sepanjang 630 meter seperti kondisi semula, tanpa kerusakan.

“Namun Pelaksana proyek abrasi, berjanji memperbaiki jalan yang rusak ini. Sudah ada kesepakatan dengan masyarakat dan BPD,” imbuhnya.

Akibat komitmen itu, anggaran proyek sebesar Rp 13.7 miliar tersebut berkurang karena diduga dipakai untuk memperbaiki jalan desa dimaksud.

Publis : A.rahman

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Panglima TNI Berikan Kuliah Umum kepada 111 Pasis Sesko TNI dan Resmikan Lapangan Olahraga Sesko TNI
Next post Kejati Kepri Sosialisasi Pencegahan TPPO kepada Aparatur dan Perwakilan Warga se-Kecamatan Lubuk Baja Batam.
Close