Read Time:3 Minute, 51 Second

 

BPI91.COM, NUSA TENGGARA BARAT -Rampungkan DPW hingga DPC Se NTB Parnas : Siap berkompetisi 2024 dengan Platform Modernis dan Milenial.

Parnas) tiga pilar kini mulai bergerak dan menggerakkan mesin kepartaian mulai dari tingkat pusat (DPP) hingga ke Desa dengan Pengurus Ranting (PR).

Salah satu Pengurus sekaligus Fungsionaris DPP Parnas Tiga Pilar  Syafruddin Ahmad, SH saat ditemui di RM Karaci Jl Panji Tilar, Kamis (14/7) mengaku sudah tiga pekan berada di Bumi Gora bersama Tim Partai Nasional Pusat.

Partai kami bernama Partai Nasional(PARNAS) Tiga Pilar itulah nama organisasi kami, ucapnya memulai pembicaraan.

Ditanya, apa maksud diberi nama Parnas Tiga Pilar, Syafruddin mengaku punya maksud dan makna tersendiri, Tiga pilar itu pancasilais, nasionalis, religius.” Terangnya.

Partai ini didirikan dan dibesarkan atas kebersamaan semua pihak,Yang jelas sebagai bangsa ini faktanya bahwa kita sebagai bangsa itu terdiri dari berbagai suku dan golongan ras serta agama yang beraneka ragam.

Nah, kita ini membangun partai atas dasar itu semua. Jadi bekerja sama kebersamaan dan mengangkat isu kemanusiaan dan kenapa kemanusiaan? Karena dengan kemanusiaan itulah kita bersama.

Kalau kita masih memandang suku memandang agama akan menjadi hambatan mengingat dasar falsafah negara dan bangsa ini adalah Pancasila bukan selain itu.

Jika kita sebaliknya akan terkendala dan sangat bertolak belakang dengan cita cita para leluhur maupun The Founding Fathers. Sulit untuk kita bersatu namun kalau kita bangun diri kita atas dasar kemanusiaan maka kita bersama sama dimana saja dan kapan saja.

Tanpa harus ada sekat dan membeda bedakan orang,
Masih Syarifuddin, Putera Asli Seketeng Sumbawa ini terobsesi untuk membesarkan Partai Nasional atau yang disingkat PARNAS TIGA PILAR  dengan dasar argumentasi tadi,

Iya, Saya menjadi bagian dan pendiri serta bersama komunitas kita Al Zaitun Pesantren terbesar di Indonesia ini.

Al Zaitun ini adalah pusat pengembangan dan budaya toleransi dan perdamaian yang menjadi bagian kita bisa bersama dengan siapapun.

Hampir tiga pekan bahkan lebih bahkan sudah ada yang kembali ke jakarta, kita mulai dari pulau Sumbawa adinda terutama KSB, Sumbawa, Dompu Kabupaten Bima.

Kota Bima guna menyusun dan mengonsep pengurus cabang DPC dan terakhir kita berada di Pulau Lombok guna menyusun DPC mulai Lombok Timur hingga Kota Mataram.

Ditanya akan berapa lama di Lombok dan akan melakukan hal apa saja? Secara diplomatis Syarifuddin mengaku secukupnya waktu untuk berada di Gumi Selaparang atau Pulau Lombok.

Kita harapkan selesai silaturrahim kemudian ada kesepakatan secara bersama sama untuk membangun partai ini baru kita balik ke Jakarta dan yang lebih utama dilakukannya adalah bersilaturrahim seperti misalnya di Kota dan Kabupaten Bima telah dikunjunginya bersama tim pusat Parnas Tiga Pilar.

Alhamdulillah Kota Bima ada Pak Amrin dkk sudah menyatakan siap bergabung. Dan sudah menyusun kepengurusan untuk tingkat Kota Bima berikut Kecamatan Kecamatannya  sedangkan untuk Kabupaten Bima juga alhamdulillah sudah beserta Kecamatan hingga dusun dan Desa.

Kabupaten Bima sedang berproses dan memproses hingga kecamatan dan Dompu sudah diketuai oleh Darwis Abdullah SE

Dan Sumbawa Barat sudah fixed dan itu ada tokoh tokoh lama yang akan menjadi pembimbing generasi dan di KSB yang naik menjadi Ketuanya adalah anak muda yakni Kusrini .

Untuk Sumbawa saudara Haerul Daeng Samawa dan Lombok Timur sudah fixed,  Lombok Tengah sedang berproses sedangkan lombok barat Nukman dan Kota Mataram.

Dan untuk Provinsi NTB kita bersilaturrahim dengan Bapak H.Sunardi Ayub beliau siap untuk membesarkan PARNAS” ungkapnya.

Termasuk juga untuk tingkat Provinsi NTB yang menjadi fokus kita ini untuk kita rancang dan susun agenda kepengurusannya.

Kita utamakan tokoh tokoh yang sudah berpengalaman
Visi misi kita enggak muluk muluk melainkan bagaimana kita mengangkat Pembukaan UUD 1945 menjadi orientasi kita membangun bangsa ini,

Disitu sudah ada tujuan negara yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dan seterusnya nah ini jangan dilalaikan tetapi harus fokus terus khan begitu adinda

“Kalau kita turun dan tengok ke bawah, khusus Kabupaten Kota IPM kita masih banyak yang turun kebawah dan berada diurutan nomor buncit. Pendidikan kita mundur dan jadinya kita ketinggalan bukan zero to hero melainkan hero to zero.

Indonesia negara yang sudah men declare sebagai sebuah negara yang turut support G20 dengan digitalisasi 5.0 malah namun disparitas dan kesenjangan masih ada.” beber Pendiri Parnas dengan semangat.

Masih Syafruddin, dirinya ingin mewujudkan reformasi pendidikan kenapa karena memimpin rakyat yang bodoh itu susah katanya, namun jika rakyatnya cerdas maka suatu negara akan maju.

Contohnya Amerika menjadi adidaya dengan super powernya. China dan Jepang menyaingi AS. Jepang kalau kita hitung dengan Indonesia Merdeka dalam waktu singkat maju padahal sempat di musnahkan dengan Bom Atom oleh Amerika dan Sekutunya di Nagasaki Hiroshima.

Nah, kita sebagai Bangsa Indonesia hingga detik ini masih jauh dan Indek manusianya berada diurutan buncit negara asia.

“Kita masih terus begini saja, nah ini yang harus kita segera kembalikan konsisten untuk kemajuan bangsa ini,” pungkasnya.

Jurnalis : Maman Nr/ Sahri

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Pastikan Kepastian Hukum Wartawati Korban Pengeroyokan Datangi Polsek Cakun
Next post Gencarkan Giat “SULING DAKMAS”, Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar Kali Ini Kunjungi Masjid Nurul Iman
Close