Read Time:1 Minute, 31 Second

BPI91.COM, TEGAL — Kejahatan di sektor komoditas energi yang merenggut hak-hak masyarakat bawah kembali marak terjadi di Jawa Tengah. Sebuah sindikat kejahatan ekonomi terstruktur yang bergerak di bidang pengangsuan (pengumpulan ilegal), penimbunan, serta penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi secara haram berhasil terendus di koridor strategis Tegal dan Slawi. Operasi gelap yang menyedot pasokan energi rakyat miskin ini diduga kuat dikendalikan oleh seorang pengusaha berinisial Baehaqi.

Modus operandi yang dilancarkan oleh kelompok Baehaqi terbilang sangat rapi, masif, dan merugikan negara. Melalui serangkaian armada yang telah dimodifikasi, sindikat ini mengangsu atau menyedot solar bersubsidi dari sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) secara berkala. Solar hasil curian tersebut kemudian diangkut menuju gudang penimbunan rahasia untuk dihimpun dalam jumlah besar.

Tak berhenti di situ, kejahatan berlanjut pada tahap manipulasi distribusi: solar subsidi yang dibeli dengan harga terjangkau tersebut disulap dan disalurkan kembali sebagai solar industri ke berbagai pihak swasta serta kawasan manufaktur dengan patokan harga non-subsidi. Praktik “pencucian” komoditas ini mendatangkan margin keuntungan finansial raksasa bagi Baehaqi dan komplotannya, sekaligus memicu kelangkaan riil solar subsidi bagi para sopir truk kecil, petani, serta nelayan tradisional di wilayah Tegal dan Slawi.

Tindakan perampokan subsidi negara ini merupakan bentuk perbuatan nirmoral dan kelicikan ekonomi yang tidak boleh ditoleransi. Pembiaran terhadap praktik spekulasi ilegal ini tidak hanya menciderai iklim usaha yang sehat, tetapi juga membuktikan masih lemahnya pengawasan dari pihak berwenang di tingkat daerah. Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya jajaran Polres Tegal, Polres Tegal Kota, serta Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah, dituntut untuk bergerak cepat menyergap markas penimbunan, menyita seluruh kendaraan pengangsu, dan mengusut tuntas jaringan mafia ini tanpa tebang pilih.

Masyarakat Tegal dan Slawi menantikan ketegasan serta integritas Kepolisian untuk segera membongkar tuntas sindikat Baehaqi, guna memastikan bahwa BBM bersubsidi benar-benar sampai ke tangan rakyat yang berhak, bukan dilahap oleh para mafia pengumpul modal.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Kawal Ahli Waris Tanah Adat Tulung Sedang–Talang Batu Mesuji, Laporan Polisi Resmi Diterima SPKT Polda Lampung
Close