BPI91.COM, Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan peresmian Masjid Baitul Amin Angkasa yang berlangsung di Mako Lanud Hang Nadim, Kota Batam, Selasa (17/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Hor) (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., Pejabat Utama Polda Kepri serta unsur Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam, jajaran TNI-Polri, dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Batam Dr. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Kota Batam yang dihuni sekitar 1,3 juta penduduk dengan latar belakang multikultural tetap mampu menjaga kondisi yang kondusif, harmonis, dan rukun berkat sinergitas Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat.
Beliau juga menjelaskan bahwa pembangunan Masjid Baitul Amin Angkasa memakan waktu sekitar enam tahun dan kini telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Masjid ini memiliki dua lantai dengan kapasitas sekitar 1.500 jamaah dan diharapkan menjadi salah satu ikon wisata religi di Kota Batam.
Selanjutnya, Kapolda Kepri menyampaikan apresiasi atas peresmian Masjid Baitul Amin Angkasa di Lanud Hang Nadim Batam sebagai wujud nyata sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Kehadiran masjid ini tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga diharapkan menjadi pusat pembinaan umat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian, dilanjutkan dengan peninjauan masjid oleh Menteri Pertahanan RI bersama para tamu undangan, hingga diakhiri dengan buka puasa bersama dan pelaksanaan sholat Maghrib berjamaah yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Polda Kepri berkomitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan positif yang membawa manfaat bagi masyarakat, serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman, kondusif, dan harmonis, khususnya di wilayah Kepri.
Terpisah, dalam kesempatan yang sama Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, ingin melihat peta kerawanan, atau mengajukan pengaduan, untuk menghubungi Call Center 110 atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps yang dapat diunduh melalui Google Play atau App Store.
Lebih lanjut, Kabidhumas Polda Kepri juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan QR Code Yanduan Bidpropam Polda Kepri sebagai sarana penyampaian pengaduan terkait pelayanan maupun perilaku anggota Polri di wilayah hukum Polda Kepri.
More Stories
Wakil I Ketua Umum AsMEN Ajak Pimpinan Media Perkuat Integritas dan Solidaritas di Momentum Idul Fitri 1447 H
BPI91.COM, Jakarta – Wakil I Ketua Umum Forum Asistensi Media Nasional (AsMEN), Ilyas, S.Pd.I, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul...
Wakapolri Dedi Prasetyo Pantau Kesiapan Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni dan Rest Area KM 20B
BPI91.COM, LAMPUNG SELATAN – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si.,...
Penganiayaan Berat Aktivis Kontras Diselidiki, Kapolri Minta Kasus Diusut Tuntas
BPI91.COM, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan tindak pidana penganiayaan berat berupa penyiraman...
Bazar Berkah Ramadan Polda Kepri, Wujud Kepedulian Sosial di HUT ke 21
BPI91.COM, Batam – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21, Polda Kepulauan Riau menggelar kegiatan Bazar Berkah Ramadan 1447...
Kejari Indramayu Santuni Anak Yatim di Yayasan Rindang Indonesia, Perkuat Kepedulian Sosial
BPI91.COM, Indramayu – Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu menggelar kegiatan bakti sosial dengan mengunjungi Yayasan Rindang Indonesia Cabang Indramayu, Rabu (11/3/2026)....
Wartawan Jadi Korban Dugaan Trading Bodong, Investasi di PT Best Profit Futures Diduga Rugikan Nasabah Miliaran Rupiah
Foto: Simulasi, Investasi Bodong BPI91.COM - Sejumlah investor yang diantaranya adalah seorang wartawan Media Warta Nasional mengaku menjadi korban dugaan...

