KUBU RAYA, BPI91.COM.
Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura menggelar Latihan Penanggulangan Huru Hara (PHH) di Lapangan Tidayu, Makodam XII/Tpr, Sabtu (18/10/2025). Latihan dipimpin Asops Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S.
Latihan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi potensi konflik sosial di wilayah Kalimantan Barat.
Latihan ini menyimulasikan situasi di mana terjadi eskalasi massa yang tidak terkendali dan berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban umum. Dalam skenario tersebut, prajurit Kodam XII/Tpr diperbantukan kepada kepolisian untuk membantu menangani dan mengendalikan massa.
Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Yusub Dody Sandra, S.I.P., M.I.Pol., menyatakan bahwa latihan ini sangat penting untuk melatih kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas perbantuan kepada Polri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Tugas TNI dalam OMSP salah satunya adalah membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Latihan ini bertujuan untuk memastikan prajurit kami memahami prosedur, bertindak secara profesional, proporsional, dan terukur saat dihadapkan pada situasi huru hara,” ujarnya.
Selama latihan, para prajurit mempraktikkan berbagai formasi PHH, teknik negosiasi, hingga prosedur penggunaan peralatan khusus untuk mengendalikan massa tanpa menimbulkan korban. Penekanan utama dalam latihan ini adalah pendekatan persuasif dan humanis, namun tetap tegas untuk membubarkan massa dan memulihkan situasi agar kembali kondusif dan aman.
“Kami melatih prajurit agar mampu mengendalikan situasi di lapangan dengan kepala dingin, mengedepankan langkah-langkah persuasif, dan menghindari tindakan represif yang berlebihan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tambahnya.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Kodam XII/Tpr untuk senantiasa siap sedia menjalankan tugas negara, termasuk dalam mengamankan objek vital nasional dan melindungi segenap bangsa dari segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayahnya.
(Pendam XII/Tpr)
Penulis : A. Rahman
More Stories
Kajati Kalteng Nurcahyo Berjanji Akan Segera Tuntaskan Kasus Korupsi Zirkon Rp 1,3 Triliun.
PALANGKA RAYA.BPI91.COM. Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Nurcahyo Jungkung Madyo, mengungkapkan komitmenya akan segera menuntaskan berbagai perkara tindak pidana korupsi...
Diduga, Acai Pelaksana Pekerjaan Konstruksi Pengaman Pantai Pecal Merusak Jalan Babul Giri Desa Kinjil Pesisir
KETAPANG. BPI91.COM. Kehadiran Kendaraan Berat yang diduga milik Acai selaku pelaksana CV. Mega Buana Persada , Proyek Abrasi Pantai Pecal ...
Akibat Pekerjaan Konstruksi Pengaman Pantai Pecal.Jalan Babul Giri Desa Kinjil Pesisir Rusak Berat,
KETAPANG. BPI91.COM. Kendaraan Berat Proyek Abrasi Pantai Pecal merusak Jalan yang Dibangun Pemda Ketapang. Jalan Babul Giri sepanjang 630 meter...
Kodim 1204/Sanggau Gelar Latbakjatri TW II Tahun 2025 Di Lapangan Tembak Sabang Merah
SANGGAU. BPI91.COM. Kodim 1204/Sanggau melaksanakan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Triwulan II Tahun 2025 pada Selasa (25/11/2025) pukul 07.00 WIB...
Masyarakat Ketapang Tumpah Ruah Turun Ke Lapangan Sepakat Menghadiri Operasi Pasar Murah.
KETAPANG. BPI91.COM. Operasi Pasar murah yang diadakan oleh Drs.H.Ria Norsan , M,M., M. H . Gubernur Kalimantan Barat beserta Krisantus Kurniawan,...
13 Direktur Prusahaan Diduga Melakukan Persekongkolan Dan Korupsi Berjemaah Bersama ASN
KETAPANG. BPI91.COM. Pejabat Pengguna Anggaran, Pejabat Pengadaan , Dan Direktur Prusahaan, Diduga Melakukan Persekongkolan Dan Korupsi Berjemaah bersama ASN Telah ditemukan...

