PONTIANAK, BPI91.COM.
Polda Kalbar Satgas Pangan Polda Kalimantan Barat melakukan pengecekan langsung harga dan ketersediaan stok beras di sejumlah lokasi di Kota Pontianak. Kegiatan ini dipimpin oleh Dirreskrimsus Polda Kalbar bersama Ps. Kasubdit I, personel unit II & III Subdit I serta personel Subbid Paminal Bidpropam Polda Kalbar, Kamis (28/8).
Adapun lokasi pengecekan meliputi ritel modern, pasar tradisional, hingga produsen beras, yaitu: Ritel Modern “Kaisar” (Jl. Pattimura, Pontianak Kota); Pasar Flamboyan – Toko Akhim, Williams, Usaha Putra, dan Aliang (Jl. Gajahmada, Pontianak Selatan) serta Produsen PT. Duta Pangan Mandiri (Jl. Parit Bugis, Sungai Raya, Kubu Raya)
Hasil Pengecekan Harga dan Stok di lapangan adalah sebagai berikut:
Ritel Modern Kaisar
Menjual beberapa merek beras seperti Bambu Hijau, Koala Madu, Ayam Mas, dan Pandan Hijau dengan harga berkisar Rp15.400 – Rp16.575/kg.
Total stok mencapai 8,2 ton, dengan pasokan mingguan rata-rata 6,8 ton.
Pasar Tradisional Flamboyan
Toko Akhim & Toko Williams menjual beras SPHP (BULOG) seharga Rp12.800/kg dengan stok relatif kecil (250–500 kg), namun pasokan mingguan mencapai 4 ton.
Toko Usaha Putra menjual berbagai merek komersial dengan harga Rp14.600 – Rp17.100/kg. Stok cukup besar yakni 6 ton.
Toko Aliang menjual merek seperti Surya Timur, Buah Lai, Top Man, dan Royal Regal dengan harga Rp15.800 – Rp15.900/kg. Stok mencapai 8 ton.
Produsen PT. Duta Pangan Mandiri
Memiliki stok bahan baku 270 ton dan stok siap edar sekitar 34 ton (Beras Belalang, Bambu Hijau, dan Kelinci).
Harga jual ke ritel Rp14.900/kg dengan penyaluran rata-rata 30 ton/dua minggu.
Dirreskrimsus Polda Kalbar Kombes Pol. Burhanudin, S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa langkah ini akan terus dilakukan Polda Kalbar sebagai bentuk pengawasan terhadap pasar. “Pengecekan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga beras di wilayah Kalbar. Dari hasil pengecekan, stok beras aman dan tidak ditemukan adanya praktik penimbunan, tegasnya.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H. juga menambahkan, “Polri bersama Satgas Pangan akan terus memantau pergerakan harga dan distribusi bahan pokok, terutama beras. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir dan tidak melakukan panic buying, karena ketersediaan beras masih mencukupi.”, pungkasnya.
(A.rahman)
More Stories
Kajati Kalteng Nurcahyo Berjanji Akan Segera Tuntaskan Kasus Korupsi Zirkon Rp 1,3 Triliun.
PALANGKA RAYA.BPI91.COM. Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Nurcahyo Jungkung Madyo, mengungkapkan komitmenya akan segera menuntaskan berbagai perkara tindak pidana korupsi...
Diduga, Acai Pelaksana Pekerjaan Konstruksi Pengaman Pantai Pecal Merusak Jalan Babul Giri Desa Kinjil Pesisir
KETAPANG. BPI91.COM. Kehadiran Kendaraan Berat yang diduga milik Acai selaku pelaksana CV. Mega Buana Persada , Proyek Abrasi Pantai Pecal ...
Akibat Pekerjaan Konstruksi Pengaman Pantai Pecal.Jalan Babul Giri Desa Kinjil Pesisir Rusak Berat,
KETAPANG. BPI91.COM. Kendaraan Berat Proyek Abrasi Pantai Pecal merusak Jalan yang Dibangun Pemda Ketapang. Jalan Babul Giri sepanjang 630 meter...
Kodim 1204/Sanggau Gelar Latbakjatri TW II Tahun 2025 Di Lapangan Tembak Sabang Merah
SANGGAU. BPI91.COM. Kodim 1204/Sanggau melaksanakan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Triwulan II Tahun 2025 pada Selasa (25/11/2025) pukul 07.00 WIB...
Masyarakat Ketapang Tumpah Ruah Turun Ke Lapangan Sepakat Menghadiri Operasi Pasar Murah.
KETAPANG. BPI91.COM. Operasi Pasar murah yang diadakan oleh Drs.H.Ria Norsan , M,M., M. H . Gubernur Kalimantan Barat beserta Krisantus Kurniawan,...
13 Direktur Prusahaan Diduga Melakukan Persekongkolan Dan Korupsi Berjemaah Bersama ASN
KETAPANG. BPI91.COM. Pejabat Pengguna Anggaran, Pejabat Pengadaan , Dan Direktur Prusahaan, Diduga Melakukan Persekongkolan Dan Korupsi Berjemaah bersama ASN Telah ditemukan...

