Read Time:2 Minute, 27 Second

 

BPI91.COM, LINGGA, Kepri – Menanggapi dari berbagai elemen masyarakat sebagai narasumber menyampaikan informasi baik berupa pendapat maupun saran guna menjaga keutuhan setiap bentuk pembangunan yang dilaksanakan terkhusus dalam hal menekankan pada sektor proyek pekerjaan jalan agar pemerintah baik itu pemerintah pusat maupun daerah agar lebih tegas dan bijak dalam membuat perjanjian kesepakatan kepada setiap kontraktor pekerjaan.

“Jalan tanah putih, Kecamatan Singkep Selatan rusak parah karena PT berharap panjang. Jika begini selamanya sistim kerja yang dilakukan, percuma dilaksanakan pembangunan setiap tahunnya jelas ini membuat kecewa kita sebagai masyarakat dan jelas juga pembangunan yang dilaksanakan hanya semata untuk memperkaya diri para kontraktor dan beberapa pihak yang mengambil keuntungan dari setiap proyek yang dilaksanakan”, ungkap beberapa sumber warga masyarakat Kecamatan Singkep Selatan kepada pewarta Sabtu Sore 24 November 2023.

Lebih lanjut dijelaskan sumber, Ini bukan lagi menjadi rahasia umum bang, kita sama-sama melihat selama ini sepertinya pemerintah sengaja membiarkan tanpa ada sangsi tegas kepada setiap kontraktor sehingga mereka melaksanakan setiap proyek sesuka maunya tanpa memikirkan dampak buruk yang akan terjadi kedepan yang mana dalam hal ini sangat merasakan dampak buruk yakni para pengguna akses jalan yang mereka kerjakan. Namun bagi mereka para kontraktor semata mengejar target pekerjaan cepat selesai agar dapat meraup keuntungan besar semata.

“Jadi jelas bang, kenapa dimana-mana pelosok daerah persoalan kerusakan jalan selalu menjadi keluhan setiap warga masyarakat karena yang merusak jalan yang dibangun tersebut sudah teramat jelas kita lihat bersama bahwa mereka selaku pihak kontraktor itu sendiri, kenapa hal ini terjadi karena lemahnya pengawasan dan ketegasan dari pemerintah sendiri. Dan jika berbicara kendaraan berat sudah jelas kendaraan berat para kontraktor juga sebagai penyebab jalan tersebut rusak”, ungkap sumber (warga masyarakat singkep selatan-red).

Hal tersebut jelas dan fakta saja seperti keadaan jalan poros wilayah singkep selatan yang berlokasi di area tanah putih saat ini mengalami rusak parah. Ini jelas-jelas tidak ada kendaraan lori berat dan alat berat dari pihak manapun selain dari pihak PT yang berharap panjang “mereka yang membangun namun jelas juga mereka sendiri yang merusaknya”, tegas sumber sekali lagi menjelaskan. Dan beginilah seterusnya bang jika disampaikan kepada pihak kontraktor palingan mereka tambal saja sesuka mereka sehingga kita sebagai masyarakat awalnya berharap dibangun jalan yang sempurna namun faktanya abang juga sama melihat bahwa jalan kita dimana-mana daerah penuh tambalan kan? Pungkasnya.

“Kita berharap dan sangat berharap kepada pemerintah khususnya wilayah pemerintah kabupaten kita lingga melalui instansi terkait nya lebih selektif lagi agar tujuan baik setiap pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai harapan kita semua dan tidak seharusnya seperti begini ibarat kata-kata yang bijak bagus di ujung rusak dipangkal. Dan jika ini terus dibiarkan alias tutup mata tutup telinga oleh setiap pihak terkait maka selamanya persoalan pekerjaan akses jalan ini semata-mata memberi kekayaan bagi pihak kontraktor dan pihak-pihak terkait lainnya” tutupnya.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh warga masyarakat selaku narasumber, hingga berita ini diterbitkan belum mendapat tanggapan dari pihak kontraktor yang disebutkan sebagai PT Berharap Panjang tersebut.,,

(Zul/Mhmmd).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Perempuan dan Emak-Emak di Jogja dan Jawa Tengah Deklarasi Untuk Prabowo-Gibran
Next post Polres Wonogiri Hadir Dan Amankan Jalan Sehat HUT KORPRI Ke 48
Close