
TABANAN BALI, BPI91.COM – Di tengah lesunya minat terhadap sekolah kejuruan, SMK Nasional Tabanan tetap berdiri kokoh meski dengan jumlah siswa yang semakin sedikit. Sekolah yang berdiri sejak 1975 ini kini hanya memiliki belasan siswa, namun kepala sekolah, I Ketut Susila, tetap berdedikasi untuk mempertahankan pendidikan di sekolah tersebut.
I Ketut Saat dikonfimasi media dari Jakarta, Menyampaikan Sejarah Singkat SMK di Tabanan, SMK Negeri 1 Tabanan, salah satu sekolah negeri di Tabanan, memiliki sejarah panjang sejak berdiri pada 1962 sebagai SMEA Negeri Tabanan. Sekolah ini telah mengalami beberapa perubahan nama dan perkembangan program studi.¹
Tantangan yang Dihadapi SMK Nasional Tabanan , I Ketut Susila mengungkapkan bahwa sekolahnya pernah menjadi kebanggaan masyarakat Tabanan, namun kini terancam oleh kepungan zaman. Beberapa tantangan yang dihadapi antara lain:
Kurangnya Perhatian Pemerintah*: Perhatian pemerintah terhadap institusi swasta kecil seperti SMK Nasional semakin berkurang.
Kebijakan Sekolah Negeri: Kebijakan sekolah negeri yang menambah jumlah siswa meskipun melanggar aturan, serta adanya ‘surat sakti’ dari dinas pendidikan provinsi Bali yang menarik siswa-siswa yang sudah mendaftar ke sekolah negeri.
Masalah Biaya: Banyak siswa yang tidak mampu membayar SPP, bahkan ada yang ijazahnya tertahan karena tunggakan.
I Ketut Susila tetap berjuang untuk mempertahankan sekolahnya. Ia melakukan berbagai upaya, seperti:
Ia mengenal siswa-siswanya satu per satu, bukan hanya sebagai pelajar, tetapi juga sebagai anak-anak yang menjadi titipan harapan.
Ia datang pagi-pagi untuk membersihkan ruangan, memeriksa kelas, dan menyapa siswa-siswa.
Ia berharap ada bantuan dari pemerintah untuk biaya pencetakan ijazah siswa, agar mereka bisa melamar pekerjaan atau meneruskan pendidikan.
I Ketut Susila memiliki harapan besar agar sekolahnya dapat terus berdiri dan memberikan kesempatan bagi siswa-siswanya untuk maju.
Ia yakin bahwa pendidikan adalah sumber terang yang dapat memberikan sinar bagi masa depan [Tidak ada sumber untuk bagian ini, karena berdasarkan cerita yang diberikan.
Wartawan by : Sutarno dan Tim
Next post
dr. Mahayasa, Menanam Generasi Emas dari Kandungan, Menyelamatkan Dari Bangsa Rumah Tangga
More Stories
PEMIMPIN UMUM MEDIA POLRI BPI91.COM UCAPKAN SELAMAT KEPADA KOMJEN POL SUYUDI ARIO SETO SEBAGAI KAPOLRI BARU, DPR SETUJUI SECARA AKLAMASI
BERITA POLRI INDEPENDEN - JAKARTA, Kabar penting datang dari Senayan. Komisi III dan Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui Komisaris...
Babinsa Koramil 04/Pulogadung Bersama Komduk Gelar Patroli/Siskamling, Jaga Kamtibmas di Wilayah
BPI91, COM, JAKARTA — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Koramil 04/Pulogadung melaksanakan kegiatan Patroli/Siskamling Keliling bersama Unsur Komduk di...
Brimob dan Polwan Polda Metro Bagikan Roti untuk Massa Hari Tani
BPI91.COM, JAKARTA — Personel Satbrimob bersama Polwan Polda Metro Jaya membagikan roti dan minuman kepada peserta penyampaian aspirasi dalam peringatan...
Polda Metro Jaya Apresiasi Seluruh Peserta Aksi, Penyampaian Aspirasi Berakhir Tertib
BPI91.COM, JAKARTA — Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi di sejumlah titik Jakarta...
Di Tengah Pelayanan Penyampaian Pendapat, Satgas Gakkum Polda Metro Jaya Bagikan Roti dan Minuman
BPI91.COM, JAKARTA — Personel Satgas Gakkum Polda Metro Jaya membagikan roti dan minuman kepada peserta penyampaian pendapat di sekitar kawasan...
Dugaan Penyalahgunaan Barcode Pertanian untuk Pengumpulan Solar Subsidi Terungkap di Pemalang
BPI91.COM, PEMALANG — Dugaan penyalahgunaan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar mencuat di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Praktik...

