BPI91.COM, Kediri – Lapas Kelas IIA Kediri Kanwil Kemenkumham Jawa Timur menjadi saksi perubahan besar dalam kehidupan salah satu narapidana teroris yang tengah menjalani hukuman pidana. Dalam sebuah upaya untuk memberikan dampak positif dan kontribusi bagi masyarakat di dalam lapas, narapidana tersebut kini aktif mengajari warga binaan (WBP) lain belajar mengaji.
Inisiatif ini dimulai beberapa bulan lalu ketika narapidana yang enggan disebutkan namanya menunjukkan perubahan sikap yang signifikan setelah mengikuti program deradikalisasi yang diterapkan oleh lapas. Melihat potensi dan niat baiknya, pihak lapas memberikan dukungan untuk menjadikannya pengajar mengaji bagi sesama narapidana.
Plt Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Budi Ruswanto, menyatakan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan keterampilan membaca Al-Qur’an kepada warga binaan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan reintegrasi sosial. “Kami melihat perubahan yang positif dari narapidana tersebut, dan kami percaya bahwa dengan berbagi ilmu agama, ia dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pembinaan warga binaan lainnya,” ujar Budi.
Program belajar mengaji ini diikuti dengan antusias oleh para warga binaan. Setiap hari, mereka berkumpul di masjid lapas untuk belajar membaca dan memahami Al-Qur’an. Beberapa dari mereka mengaku merasa lebih tenang dan mendapatkan pencerahan spiritual dari kegiatan ini.
Salah satu warga binaan yang mengikuti kelas mengaji, Ahmad (nama samaran), menyatakan bahwa ia sangat bersyukur atas kesempatan ini. “Saya merasa mendapatkan banyak manfaat dari belajar mengaji. Tidak hanya belajar tentang agama, tetapi juga menemukan ketenangan batin di tengah-tengah situasi yang sulit ini,” kata Ahmad.
Pihak lapas berharap, dengan adanya program seperti ini, proses rehabilitasi narapidana dapat berjalan lebih efektif. Selain itu, mereka juga berharap agar narapidana yang terlibat dalam kegiatan positif ini dapat menjadi contoh bagi warga binaan lainnya.
Kisah ini menjadi bukti bahwa perubahan positif dapat terjadi di mana saja, termasuk di dalam penjara. Narapidana teroris yang dulunya dikenal karena tindakan ekstremnya, kini bertransformasi menjadi pengajar Al Qur’an yang membawa kebaikan bagi sesamanya. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari pihak lapas, Sesuai arahan KaKanwil Kemenkumham Jawa Timur Heni Yuwono diharapkan program ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif yang lebih luas.
More Stories
PEMIMPIN UMUM MEDIA POLRI BPI91.COM UCAPKAN SELAMAT KEPADA KOMJEN POL SUYUDI ARIO SETO SEBAGAI KAPOLRI BARU, DPR SETUJUI SECARA AKLAMASI
BERITA POLRI INDEPENDEN - JAKARTA, Kabar penting datang dari Senayan. Komisi III dan Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui Komisaris...
Babinsa Koramil 04/Pulogadung Bersama Komduk Gelar Patroli/Siskamling, Jaga Kamtibmas di Wilayah
BPI91, COM, JAKARTA — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Koramil 04/Pulogadung melaksanakan kegiatan Patroli/Siskamling Keliling bersama Unsur Komduk di...
Brimob dan Polwan Polda Metro Bagikan Roti untuk Massa Hari Tani
BPI91.COM, JAKARTA — Personel Satbrimob bersama Polwan Polda Metro Jaya membagikan roti dan minuman kepada peserta penyampaian aspirasi dalam peringatan...
Polda Metro Jaya Apresiasi Seluruh Peserta Aksi, Penyampaian Aspirasi Berakhir Tertib
BPI91.COM, JAKARTA — Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi di sejumlah titik Jakarta...
Di Tengah Pelayanan Penyampaian Pendapat, Satgas Gakkum Polda Metro Jaya Bagikan Roti dan Minuman
BPI91.COM, JAKARTA — Personel Satgas Gakkum Polda Metro Jaya membagikan roti dan minuman kepada peserta penyampaian pendapat di sekitar kawasan...
Dugaan Penyalahgunaan Barcode Pertanian untuk Pengumpulan Solar Subsidi Terungkap di Pemalang
BPI91.COM, PEMALANG — Dugaan penyalahgunaan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar mencuat di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Praktik...

