BPI91.COM, Lingga, – Kepri – Beberapa orang warga Desa Sungai Buluh, didepan awak media ini mengeluh atas kegiatan penggalian tanah di bantaran muara sungai Desa mereka, yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan menggunakan alat berat berupa excavator.
Kegiatan penggalian tanah bantaran sungai tersebut sudah meresahkan warga setempat, pasalnya dari kegiatan itu, air sungai atau air laut disekitar kegiatan telah terjadi pencemaran hebat, jelas sekali limbah lumpur dari kegiatan penggalian itu, sudah merembes kelaut.
Atas kejadian ini, warga meminta kepada awak media ini untuk melakukan Investigasi dan membantu menemukan solusinya, agar kegiatan yang telah mencemarkan lingkungan laut mereka itu segera ditindak lanjuti.
Mendapat kabar dari beberapa orang warga Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, baik itu informasi melalui sambungan telpon maupun dari penyampaian langsung warga kepada kami awak media ini, tentang keresahan mereka terhadap kegiatan penggalian bantaran sungai diarea muara sungai Desa Sungai Buluh, yang sudah pencemaran lingkungan muara sungai desa mereka, dan untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut, kami langsung melakukan investigasi ke lokasi yang dimaksud, Jumat (0/05/24).
Ternyata apa yang dikabarkan warga itu, dapat dibenarkan, kami menyaksikan, memang sudah terjadi dugaan pencemaran berat di muara sungai Desa Sungai Buluh tersebut, pasalnya kami melihat ada bekas kegiatan penggalian tanah diseputaran bantaran muara sungai Desa Sungai Buluh itu, hal itu dapat dibuktikan dengan adanya kolam yang menganga, kelihatannya baru saja dilakukan penggalian, dan kondisi tanah disekitar lokasi juga jelas nampak bekas-bekas tapak kendaraan alat berat (excavator), ditambah lagi disekitar lokasi memang terlihat ada unit excavator yang diduga sebagai alat yang digunakan dalam kegiatan tersebut.
Dari pengamatan kami, dapat disimpulkan bahwa, di lokasi bantaran muara sungai Desa Sungai Buluh itu memang sudah berlangsung kegiatan pembongkaran tanah yang terkesan tidak melalui aturan yang benar.
Kami sendiri belum tau status kegiatan tersebut, kegiatan itu milik siapa dan dilakukan oleh siapa? masih belum jelas, karena disekitar lokasi proyek penggalian tanah itu tidak ditemukan papan informasi atau petunjuk lainnya untuk mengetahui jenis dan nama kegiatannya.
Yang jelas menurut informasi warga setempat, mereka menyebutkan, jika kegiatan tersebut itu milik seorang pengusaha Tempatan yang berinisial IF, yang juga sebagai pemilik PT.STU yang berdomisili di kota Dabo Singkep.
Tambah sumber lagi, Ucapnya kegiatan penggalian tanah di bantaran muara sungai desa Sungai Buluh itu, untuk pembangunan galangan kapal, lebih jelasnya, ungkap sumber
“Kami taunya dari pekerja penggalian ini, mereka mengatakan bahwa ditempat ini akan dibangun galangan kapal milik Bapak…… (IF) Bos PT.STU itu, tapi sejauh ini pihak IF tidak pernah melakukan sosialisasi kepada kami warga kampung ini, dan kami juga tidak pernah diberitahu akan rencana kegiatan ini, yang jelas kegiatan ini sangat meresahkan kami semua warga disekitar kampung ini, soalnya kegiatan penggalian tanah ini sangat mengganggu, laut kami jadi kotor dan tercemar, jelas ini tidak bagus” ungkap sumber yang tidak disebutkan namanya saat investigasi yang kami laksanakan ini.
Untuk sementara hanya ini yang dapat kami sampaikan kepada publik, dan kami akan terus melakukan investigasi terkait kegiatan yang diduga tidak mengikuti mekanisme yang benar, dan selanjutnya, kami akan konfirmasi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lingga, untuk mengetahui status kegiatan penggalian tanah di bantaran muara sungai Desa Sungai Buluh yang secara kasat mata diduga ini perbuatan yang tidak menghormati kaedah-kaedah yang baik dalam berusaha. (Srh/Mhmmd)
More Stories
PEMIMPIN UMUM MEDIA POLRI BPI91.COM UCAPKAN SELAMAT KEPADA KOMJEN POL SUYUDI ARIO SETO SEBAGAI KAPOLRI BARU, DPR SETUJUI SECARA AKLAMASI
BERITA POLRI INDEPENDEN - JAKARTA, Kabar penting datang dari Senayan. Komisi III dan Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui Komisaris...
Babinsa Koramil 04/Pulogadung Bersama Komduk Gelar Patroli/Siskamling, Jaga Kamtibmas di Wilayah
BPI91, COM, JAKARTA — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Koramil 04/Pulogadung melaksanakan kegiatan Patroli/Siskamling Keliling bersama Unsur Komduk di...
Brimob dan Polwan Polda Metro Bagikan Roti untuk Massa Hari Tani
BPI91.COM, JAKARTA — Personel Satbrimob bersama Polwan Polda Metro Jaya membagikan roti dan minuman kepada peserta penyampaian aspirasi dalam peringatan...
Polda Metro Jaya Apresiasi Seluruh Peserta Aksi, Penyampaian Aspirasi Berakhir Tertib
BPI91.COM, JAKARTA — Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi di sejumlah titik Jakarta...
Di Tengah Pelayanan Penyampaian Pendapat, Satgas Gakkum Polda Metro Jaya Bagikan Roti dan Minuman
BPI91.COM, JAKARTA — Personel Satgas Gakkum Polda Metro Jaya membagikan roti dan minuman kepada peserta penyampaian pendapat di sekitar kawasan...
Dugaan Penyalahgunaan Barcode Pertanian untuk Pengumpulan Solar Subsidi Terungkap di Pemalang
BPI91.COM, PEMALANG — Dugaan penyalahgunaan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar mencuat di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Praktik...

