BPI91.COM, NGAWI, – Dalam upaya mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayah Kecamatan Karangjati, Polsek Karangjati melaksanakan kegiatan himbauan dan sosialisi pecegahan penyebaran PMK di wilayah Kecamatan Karangjati.
Kegiatan himbauan dan sosialisasi PMK tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Karangjati Iptu Agus Andi Anto Prabowo, S.H., M.H. didampingi Sekcam Karangjati Teguh bersama BPP Peternakan Karangjati, personil Polsek dan Koramil Karangjati serta personil Trantib Karangjati dan Kepala Pasar Sidokerto.
Menurut Iptu Agus Andi, kegiatan himbauan dan sosialisasi PMK pada Sabtu 14 Mei 2022 kali ini ditujukan kepada para pedagang dan pembeli hewan ternak di Pasar Hewan Samben Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi.
Iptu Agus Andi menyebut, pedagang dan peternak hewan merupakan garda terdepan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sektor peternakan, untuk itu, pihaknya melakukan sosialisasi tentang wabah PMK yang dapat menular pada hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing dan domba.
“Dalam mengantisipasi penularan PMK khususnya hewan Sapi, Kerbau, kambing dan domba dari para peternak diwilayah Kabupaten Ngawi diperlukan pemahaman secara jelas tentang ciri ciri hewan terkena virus PMK dan faktor faktor apa saja yang dapat mempengaruhi timbulnya PMK,” ujar Iptu Agus Andi.
Kapolsek Karangjati Iptu Agus Andi mengatakan, dalam kegiatan tersebut, pihaknya membagikan brosur terkait wabah PMK dan memberikan himbauan sosialisasi kepada penjual dan pembeli hewan baik jenis sapi, kerbau, kambing dan domba.
“Kita juga menyampaikan tentang ciri-ciri hewan yang terjangkit PMK, antara lain, suhu tinggi, lendir di mulut, lempuh di hidung, lidah menjulur, nafsu makan berkurang, kaki pincang, luka di kaki yang berbatasan dengan kuku atau luka pada celah kuku atau kuku bisa lepas dan nafas cepat,” terang Iptu Agus Andi.
Lebih lanjut, Iptu Agus Andi menjelaskan bahwa giat sosialisasi tersebut dilakukan Polsek Karangjati sebagai upaya membantu Pemerintah dalam melakukan pengawasan dan penutupan lalulintas keluar masuk hewan ternak khususnya sapi, kerbau, kambing dan domba.
“Sejauh ini, selama kegiatan himbauan dan sosialisasi wabah PMK berlangsung kita belum menemukan adanya tanda tanda penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak kambing dan domba di Pasar Hewan Samben,” ungkap Iptu Agus Andi. (Tk/red).
More Stories
Perwakilan Angkatan Muda Badik Lampung mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung
BERITA POLRI INDEPENDEN | Bandar Lampung Jumat, 21 Agustus 2026. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan penghentian penyelidikan terhadap laporan polisi yang melibatkan...
Anak Rindang Indonesia Ukir Prestasi di Kejuaraan Pencak Silat se-Jawa Barat
BERITA POLRI INDEPENDEN - Kota Bekasi. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh anak-anak binaan Yayasan Rindang Indonesia. Dalam ajang PEMUDA PRESTASI...
Pecah Ego Sektoral, Menkum Supratman & LAN Luncurkan Forum Komunikasi Kebijakan untuk Lahirkan Aturan Berbasis Bukti
BERITA POLRI INDEPENDEN – JAKARTA. Badan Strategi Kebijakan Hukum (BSK Hukum) Kementerian Hukum bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) resmi menginisiasi Forum...
Jalin Silaturahmi Tim Kemenkum DKI dan Organisasi Advokat PADIRaya Dorong Posbakum Kelurahan Aktif di Kalibaru Cilincing Jakarta Utara
BERITA POLRI INDEPENDEN - JAKARTA UTARA, Berdasarkan Surat Pemberitahuan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Khusus Jakarta Nomor W.10-HN.04.03-736, Tim Penyuluh...
BERITA POLRI INVESTIGASI KOMITMEN KONTROL SOSIAL YANG PROFESIONAL DAN BERIMBANG
BERITA POLRI INDEPENDEN - Jakarta, Memperingati hari jadinya, seluruh keluarga besar media Berita Polri Investigasi menyampaikan pernyataan resmi terkait komitmen...
UCAPAN SELAMAT DAN APRESIASI
BERITA POLRI INDEPENDEN. BANDUNG — Selamat dan sukses kepada seluruh Advokat, Perkumpulan Advokat Demokrasi Indonesia Raya (PADIRAYA) yang telah resmi disumpah...

