Read Time:3 Minute, 1 Second

 

BPI91.COM, NGADA-Kapolres Ngada AKBP Padmo Arianto, S.I.K, temui orang tua dan keluarga almarhum Bharada Bonifasius Jawa (22), anggota Sat Brimob Polda NTT yang gugur dalam tugas 22 November lalu

Kapolres Ngada bersama personilnya datang bersilaturahmi dan sebagi wujud belasungkawa Polres Ngada atas gugurnya Personil Polri dalam tugas

Kapolres Ngada disambut oleh keluarga Almarhum Bharada Boy dengan penuh haru, berempat dikediamannya, kampung Mangulewa Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada, Jumat (24/11/2023)

Bharada Bonifasius Jawa (22) tewas saat kontak tembak antara Satgas Ops Damai Cartenz dengan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua.

Kontak senjata terjadi di Distrik Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Rabu 22 November 2023. Anggota Brimob Polda NTT ini terkena peluru di bagian ketiak kanan.

Kapolres Ngada AKBP Padmo Arianto, S.I.K kepada keluarga Almarhum Bharada Boy mengatakan, keluarga besar Polres Ngada turut berdukacita yang mendalam

“Kami keluarga besar Polres Ngada turut berdukacita, dan kami juga datang membawa pesan/amanah dari Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, bahwa kami membawa Tali Asih untuk diserahkan kepada keluarga Almarhum Bharada Boy, sebagai wujud kepedulian Pimpinan Polri atas Gugurnya salah seorang personil terbaiknya dimedan tugas”

“Saya Kapolres Ngada menyampaikan amanat Bapak Kapolri, bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, atas gugurnya di Medan tugas putra terbaik bapa, mama dan keluarga sekalian”

“Saya juga hadir disini untuk membawa amanat Bapak Kapolri, untuk menyerah tali asih kepada bapa, mama sekeluarga, semoga berkenan menerimanya”.ungkap AKBP Padmo

“Semoga Bapa, mama dan keluarga semuanya yang ditinggalkan almarhum selalu diberikan kekuatan, kesehatan, ketabahan dan dapat menerima musibah ini dengan lapang dada”

“Kita do’akan semoga almarhum dapat menuju sang Kholik dengan tenang, semoga segala amal dan pengabdiannya diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, dan segala kesalahan, keihlafannya dapat diampuni-Nya”

Ayah Almarhum mencurahkan isi hatinya, menceritakan pada hari Rabu 22 November 2023 pagi beberapa jam sebelum ajal menjemput, Bharada Bonifasius Jawa (22) korban kekejaman KKB Papua, asal Kampung Mangulewa, Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) sempat berkomunikasi dengan ayahnya, Domi Geu, di Mangulewa, via telepon seluler.

Dalam percakapan dengan sang ayah, Bharada Bonifasius menanyakan banyak hal tentang kondisi keluarga dan tiga adik perempuannya. Dia juga menyampaikan bahwa dirinya sedang dalam perjalanan menuju tempat tugas di Distrik Titigi, Kabupaten Intan Jaya.

Mendengar bahwa Bharada Bonifasius sedang menuju tempat tugas, sang ayah pun berpesan agar Bharada Bonifasius selalu hati – hati.

“Dia (Bharada Bonifasius) bilang aman. Jangan ragu,” kata ayah Bharada

“Saya tidak ada firasat buruk yang mengusik hati, saya pesan agar selalu hati – hati”

Kata Domi Geu, Bharada Bonifasius Jawa berencana akan pulang libur pada Desember ini sekaligus merayakan Natal bersama keluarga di Kampung Mangulewa, keluarga harus menerima kenyataan pahit, rencana itu tidak terwujud, sang putra satu-satunya kembali lebih cepat namun sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Ayah Almarhum menerangkan, dia pertama kali mendengar kabar putranya meninggal dunia dari sanak keluarga di Kampung Mangulewa.

Domi Geu menuturkan, putranya itu adalah tulang punggung keluarga. Bharada Bonifasius banyak membantu perekonomian keluarga terutama biaya pendidikan ketiga adik perempuannya. Bahkan, kata Domi, Bharada Bonifasius memberikan ATM pribadinya untuk dipakai keluarga.

Anak saya pernah berjanji akan mendidik adiknya untuk mengikuti jejaknya menjadi Brimob”.ungkap Bapa Domi

“Terima kasih kepada bapak Kapolri dan jajarannya, saya mewakili keluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya, mungkin selama bertugas anak saya, ada perbuatan, perkataan serta kelalaiannya yang membuat organisasi Polri merasa tersinggung, atau menjelekan nama Polri”

“Untuk itu kami mohon do’a untuk anak saya, dan bisa memperhatikan keluarga kami terutama adik-adik almarhum, yang punya harapan adik-adiknya dapat meraih impiannya menjadi seorang Brimob Polri”.Ungkap Bapa Domi sambil meneteskan air mata ( Red )

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Kapolda NTT Pimpin Upacara Pemakaman Almarhum Bharatu Anumerta Bonifasius Jawa
Next post Sambut HUT Polairud ke-73, Polres Kendal Bagikan Sembako dan Tanam Pohon di Pantai Ngebum
Close