BPI91.COM, NTT – Polres Ngada dalam bidang kesehatan, Kapolres Ngada AKBP Padmo Arianto, S.I.K bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ngada Ny. Chici Padmo Arianto, menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak-anak stunting, rabu (01/02/23).
Adapun Pemberian Makanan Tambahan tersebut merupakan bentuk kasih sayang dan kepedulian Polres Ngada dan Bhayangkari Cabang Ngada dalam bidang kesehatan kepada anak-anak stunting.
Dalam kunjungan kali ini, Ketua Bhayangkari Cabang Ngada Ny. Chici menyalurkan bantuan sosial kepada anak penderita Stunting di kelurahan Tanalodu, Kelurahan Bajawa dan Kelurahan Jawameze kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada.
“Pada hari ini, kami dari Bhayangkari, akan memberikan bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa solidaritas dari Bhayangkari , Bagi warga Masyarakat yang mengalami Stunting akibat asupan gizi yang kurang. Paket bantuan ini berupa paket bantuan sembako, susu serta snack bagi anak-anak, ” Tutur Ny. Chici.
Ketua Bhayangkari kepada humas Polres Ngada mengungkapkan, “Kepada anak yang mengalami Stunting untuk tetap semangat dan mengimbau, kepada warga masyarakat, untuk bersama-sama memperhatikan makanan yang bergizi, lanjutnya ” Makanan yang bergizi tidak selalu mahal dan bisa di dapat dari pekarangan sendiri seperti (sayur -sayuran, telur, buah -buahan dll), ” Jelasnya.
Seperti diketahui “Stunting merupakan kondisi tumbuh kembang anak yang tidak sesuai dengan usia anak. Hal ini disebabkan karena asupan gizi yang kurang, perbaikan asupan gizi yang terbaik dimulai pada ibu hamil dan anak balita. Kabupaten Kupang termasuk daerah yang memiliki data Stunting yang cukup tinggi di kabupaten Ngada.
Melalui program ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memperhatikan gizi makanan pada keluarga.
Dikesempatan yang sama, Kapolres Ngada AKBP Padmo Arianto, S.I.K menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan guna mendukung program pemerintah dalam melakukan Pencegahan dan Penanggulangan Penderita Stunting.
Kapolres Ngada juga menghimbau kepada masyarakat yang mengandung/ ibu hamil agar tetap menjaga Gizinya dan tetap menjaga kesehatan serta kebersihan MCK (Mandi,Cuci,Kakus),dalam mencegah maraknya Penderita Stunting.
“Pernikahan dini sangat perlu dihindari, yang merupakan salah satu Faktor pendukung penyebab terjadi stunting”
“Apabila terjadi pernikahan dini, maka ibu hamil tersebut harus diperhatikan asupan nutrisi dan kesehatannya, mulai dari kehamilan, melahirkan dan menyusui,” ujarnya
Disamping pelaksanaan kegiatan Kapolres Ngada juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap bersama-sama dalam menjaga Harkamtibmas diwilayah Kabupaten Ngada. ( Red )
More Stories
DIKLAT PARALEGAL MABES TNI RESMI DIBUKA, PERKUAT SINERGI HUKUM DAN PENDAMPINGAN MASYARAKAT
BERITA POLRI INDEPENDEN. Jakarta, 18 Mei 2026 — Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paralegal Mabes TNI resmi diselenggarakan oleh Badan Pembinaan...
Diklat Paralegal Batch III LBH HIR Kembali Digelar di FH Universitas Trisakti
BERITA POLRI INDEPENDEN. Jakarta, 5 Mei 2026 – Lembaga Bantuan Hukum HADE Indonesia Raya (LBH HIR) kembali menyelenggarakan Pendidikan dan...
HARDIKNAS 2026 Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
BPI91.COM, Jakarta - Majelis wali amanat kampus Sekolah Tinggi Ilmu Jurnalis Nakula Sadewa (STIJNAS) DR HC. Sastra Suganda dalam momen...
HARDIKNAS 2026 Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
BERITA POLRI INDEPENDEN. Jakarta. Majelis wali amanat kampus STIJNAS DR HC. Sastra Suganda dalam momen tum ulang tahun STIJNAS yang...
DPP HIR Bersinergi dengan Babinkum Mabes TNI Gelar Pendidikan Paralegal
BPI91.COM, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat HADE Indonesia Raya (DPP HIR) resmi menjalin sinergi dengan Badan Pembinaan Hukum Markas Besar...
Ikatan Alumni UT Gelar Rakernas 2026 di Bogor, Moeldoko: Alumni UT adalah Agen Perubahan
BPI91.COM, BOGOR, 9 April 2026 – Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar...


