YOGYAKARTA, BPI91.COM- Kabik Amaz Jasikha adalah tokoh perempuan muda dari etnis Dayak yang terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.
Untuk mewujudkan kemajuan di daerahnya, sarjana ekonomi lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang akrab dipanggil Cika ini mencita-citakan terbangunnya kolaborasi antar cendekiawan lintas nusantara. Ia memulai dengan membangun kerjasama dengan para akademisi di Yogyakarta.
Cika berpendapat bahwa kolaborasi adalah kunci kemajuan bersama. Dalam kolaborasi kita saling belajar dan berbagi, serta saling mendukung dan menguatkan.
Karena saya berpengalaman kuliah di Yogyakarta maka saya bertekad membangun kolaborasi antar cendekiawan itu dengan para akademisi, peneliti, dan penulis yang ada di Yogyakarta, kata Cika.
Untuk itu Cika telah bersilaturahmi dengan beberapa tokoh akademisi di Yogyakarta antara lain peneliti kependudukan Dr. Basilica Dyah Putranti dan pakar kebijakan publik Prof. Dr. Gabriel Lele di Universitas Gadjah Mada. Dan untuk mewujudkan karya tulis kolaboratif, Cika bekerjasama khusus dengan Dr. Haryadi Baskoro, antropolog yang juga dikenal sebagai pakar Keistimewaan Yogya.
Dr. Haryadi Baskoro merasa senang ketika puteri dari Yetro Midel Yosep yang adalah anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah itu mengajaknya berkolaborasi.
Saya rasa kolaborasi yang bersifat intelektual itu harus terukur secara akademis, yang salah satunya adalah mewujudkan karya buku. Karena Kabik Amaz Jazikha pernah berkuliah di Yogya maka kami akan berkolaborasi untuk menulis buku tentang kehidupan dan kebudayaan Dayak yang tumbuh di Yogyakarta, tutur penulis buku-buku tentang Keistimewaan DIY ini.
Menurut Dr. Haryadi Baskoro, budaya Dayak dan budaya Yogya sama-sama menjunjung tinggi prinsip-prinsip kepemimpinan yang unggul.
Dalam budaya Dayak di Kalimantan Tengah ada prinsip Mamut Menteng yang artinya pemimpin itu harus gagah perkasa dalam sikap dan perbuatan. Lalu ada pula prinsip Barendeng, artinya pemimpin harus mau mendengar aspirasi dan komplain dari rakyat, kata Haryadi.
Pulung Wahyu Pinto SH dari HP Managemen menyatakan mendukung niat Kabik Amaz Jasikha. Ia mengatakan bahwa sangat bagus jika ada pemimpin muda yang bervisi membangun kolaborasi antar kaum cendekiawan. Menghadapi berbagai tantangan yang semakin berat, mulai dari masalah PHK massal hingga perubahan iklim, para cerdik-pandai harus mengedepan. Para akademisi, pakar, dan ilmuan dituntut untuk bisa memberi solusi-solusi inovatif dan kreatif.
Kita jangan terjebak hanya dalam wacana, narasi, dan retorika. Buku-buku tentang kebudayaan juga harus bisa memberi masukan praktis yang solutif sehingga literatur itu bisa dipakai untuk pertimbangan dalam pengambilan kebijakan-kebijakan pembangunan, kata Pulung.(Herman)
More Stories
Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Wilayah, Koramil Jatinegara Gelar Patroli/Siskamling
BPI91, Jakarta Timur – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Koramil 01/Jatinegara melaksanakan kegiatan Patroli/Siskamling Keliling bersama unsur...
Satgas Operasi Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya
BPI91, JAYAPURA – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 mengungkap perkembangan kasus penembakan terhadap tiga warga sipil yang merupakan ASN...
Polri Perkuat Koordinasi PPNS melalui Rakor Korwas PPNS 2026
BPI91, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menekankan pentingnya sinergi antara Penyidik Polri, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), dan...
Konferensi Pers, Polda Jambi Ungkap Penyalahgunaan Minyak dan BBM, 8 Tersangka Diamankan
BPI91, Jambi – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar konferensi pers terkait hasil penertiban dan penindakan terhadap penyalahgunaan minyak dan bahan...
Istri Direktur PT Rumah Sakit Citra Arafiq Sefti Sari Ratnawati Janjikan Prioritas VIP/VVIP kepada Pasien 709
BPI 91, BEKASI – Manager Marketing Rumah Sakit Citra Arafiq, Sefti Sari Ratnawati, menyambangi pasien Maman Nuriman yang tengah menjalani...
Perwakilan Angkatan Muda Badik Lampung mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung
BERITA POLRI INDEPENDEN | Bandar Lampung Jumat, 21 Agustus 2026. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan penghentian penyelidikan terhadap laporan polisi yang melibatkan...

