Read Time:1 Minute, 3 Second

 

BPI91.COM, TABANAN – Kemeriahan Hari Raya Galungan dan Kuningan Di Griya Prabu .

Dr HC Pandeta empu Nabe APDP Putra MTJ seorang tokoh agama Hindu sekaligus salah satu dari Sulinggih di propinsi Bali.

Dalam siaran resmi nya menyampaikan kepada media ini terkait perayaan Galungan dan Kuningan yang dilaksanakan di griya prabu Tabanan.

Tokoh yang merupakan guru khusus seni dan budaya di sekolah tinggi ilmu jurnalis Nakula Sadewa yang sangat bersahabat dan penuh toleransi ini memaparkan:

Hari raya Galungan dirayakan oleh umat Hindu Bali setiap 210 hari sekali, dengan menggunakan perhitungan kalendar Bali yaitu padi hari Budha Kliwon Dungulan Rabu Kliwon wuku , Dungalan sebagai hari kemenangan.

Sejarah Galungan pertama kali dirayakan pada malam bulan purnama tanggal 15 tahun saka804 atau 882 Masehi.

Perayaan Galungan sempat berhenti dan dihidupkan kembali oleh Raja Sri jayakusunu dalam rangka untuk memperingati kemenangan Dewa Indra melawan Mayadanewa atau kebaikan melawan kejahatan.

Masyarakat Bali percaya roh para leluhur akan pulang ke rumah dihari itu sehingga wajib menyambut nya dengan doa dan persembahan.

Pandeta menambah kan inti dari Galungan adalah manusia harus mampu mengendalikan hawa nafsu yang bisa menggangu ketentraman batin dan kehidupan.

Masyarakat sangat antusias menghadiri upacara  tersebut, dengan penuh hikmah dan kebersamaan. Selamat hari raya Galungan dan Kuningan. Om Santi Santi Santi om.

Jurnalis:  Sastra suganda.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Perkuat Silaturahmi, AKP Syafri Wasdar Gencarkan Suling di Masjid Jami Babussalam
Next post Dandim Klaten Resmi Tutup TMMD Reg 113
Close