BERITA POLRI INDEPENDEN. JAKARTA. Yayasan Rindang Indonesia memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari Jadi ke-16 dengan mengusung tema “16 Tahun Mengabdi, Menebar Manfaat, dan Membangun Kemandirian Umat”. Acara puncak digelar pada Ahad, 6 September 2026.
Ketua Umum Yayasan Rindang Indonesia dalam sambutannya menyampaikan bahwa 16 tahun perjalanan lembaga ini diisi dengan perjuangan, doa, pembelajaran, dan dukungan dari berbagai pihak.
“Tema ini bukan sekadar slogan. Ini adalah arah perjalanan Rindang Indonesia ke depan. Dari menyalurkan manfaat, kita bergerak menuju membangun kemandirian umat,” ujarnya.
Capaian 16 Tahun Mengabdi
Selama 16 tahun, Rindang Indonesia mencatat sejumlah capaian kelembagaan dan program:
Kelembagaan: Memperoleh Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial RI
Infrastruktur: Membangun dan mengelola Istana Yatim 3 lantai, Masjid Al Wahab 2 lantai, serta sarana pembinaan yatim di Cariu, Bogor dan Bojongsari, Indramayu
Aset Produktif: Mengelola lahan pertanian sekitar 3 hektare di Karawang dan Bogor
Pendidikan: Mengembangkan Model Pendidikan Karakter Integratif 3IS: Agamais, Nasionalis, dan Berjiwa Wirausaha
Prestasi Anak Asuh: 11 kali juara tari tingkat Provinsi Jawa Barat dan Nasional, serta 6 kali juara pencak silat tingkat Kota Bekasi dan Provinsi Jawa Barat
Hingga saat ini, Rindang Indonesia membina sekitar 1.019 warga binaan, didukung 100 civitas dan relawan, serta telah menjangkau lebih dari 120.000 penerima manfaat dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan.
Roadmap Kemandirian: 2030 dan 2045
Ke depan, yayasan menargetkan pengembangan 35 hektare lahan wakaf produktif hingga 2030. Lahan ini ditargetkan mampu menyediakan bahan pangan 5kg beras/orang/bulan untuk lebih dari 1.000 warga binaan.
Visi jangka panjangnya lebih besar: 1.000 hektare lahan wakaf produktif di 2045 sebagai basis ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan umat.
“Ini sejalan dengan ajaran Nabi SAW, _Khairunnas anfa’uhum linnas_ – sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” tegasnya.
Launching Logo Baru
Momentum Milad ke-16 juga digunakan untuk meresmikan logo baru Yayasan Rindang Indonesia. Logo baru ini disebut sebagai simbol memasuki fase baru: lebih profesional dalam tata kelola, lebih luas dalam kolaborasi, lebih produktif dalam pemberdayaan, dan lebih besar dalam memberi manfaat.
Ketua Umum mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan daerah, TNI/Polri, BAZNAS, LAZ, BUMN, kementerian terkait, kampus, media, dunia usaha, serta seluruh donatur dan relawan.
“Usia 16 tahun bukanlah ukuran seberapa besar organisasi, tetapi seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan. Semoga dukungan yang diberikan menjadi amal jariyah dan melahirkan generasi Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Acara ditutup dengan pembacaan basmalah sebagai tanda dimulainya pengabdian memasuki Windu ke-3 Yayasan Rindang Indonesia.
(Sastra S)
More Stories
Coffee Painting di JCW#6 Curi Perhatian Menteri, Sekolah Kopi Nusantara Disiapkan Jadi Penguat Ekosistem Kopi Nasional
BERITA POLRI INDEPENDEN| YOGYAKARTA, Jogja Coffee Week (JCW) #6 tidak hanya menjadi ajang pertemuan pelaku industri kopi, tetapi juga menjadi ruang...
Doa 40 Anak Yatim Iringi AKP Wahyudi Emban Amanah sebagai Kapolsek Pondokgede
BERITA POLRI INDEPENDEN. Kota Bekasi, 1 September 2026 Sebanyak 40 anak yatim dan dhuafa binaan Yayasan Rindang Indonesia turut mengiringi...
Ribuan Warga Padati Festival Kalibaru
BERITA POLRI INDEPENDEN| JAKARTA — Ribuan warga dari RW 01 hingga RW 15 meramaikan gelaran tahunan Festival Kalibaru ke-4 yang...
BERITA POLRI INVESTIGASI KOMITMEN KONTROL SOSIAL YANG PROFESIONAL DAN BERIMBANG
BERITA POLRI INDEPENDEN - Jakarta, Memperingati hari jadinya, seluruh keluarga besar media Berita Polri Investigasi menyampaikan pernyataan resmi terkait komitmen...
DIKLAT PARALEGAL MABES TNI RESMI DIBUKA, PERKUAT SINERGI HUKUM DAN PENDAMPINGAN MASYARAKAT
BERITA POLRI INDEPENDEN. Jakarta, 18 Mei 2026 — Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paralegal Mabes TNI resmi diselenggarakan oleh Badan Pembinaan...
45 Peserta Ikuti Upacara Potong Gigi Massal di Bali
BERITA POLRI INDEPENDEN. BALI – Sebanyak 45 peserta mengikuti upacara potong gigi massal yang digelar sebagai bagian dari rangkaian acara...

