https://www.bpi91.com – Bogor – Pada kesempatan tersebut Danrem 061/SK menyampaikan kepada para santri bahwa saat ini TNI Angkatan Darat memiliki program dalam perekrutan personil TNI AD.
Sebanyak tiga ratus(350) Santri di Pondok Pesantren As-Salaffiah Al-Karimah yang dipimpin oleh ustadz Achmad Junaidi mendapatkan santunan tali asih, bantuan sembako berupa beras sebanyak 3 ton.
Kemudian perlengkapan makan (piring, mangkok dan cangkir keramik) sebanyak 450 buah dari Korem 061/Sk dan juga Yayasan Budha Tzu Ci Kota Bogor. Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Komandan Korem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. Kepada para santri dan Ketua Yayasan, Jum’at (21/1).
Selain memberikan bantuan, kunjungan Danrem 061/SK ke Pondok Pesantren tersebut yaitu juga untuk menjalin silaturahmi kepada para pengurus ponpes dan Ketua Yayasan serta kepada para santri.
Di mana kegiatan berbagi kasih ini adalah untuk yang ke-52 kalinya yang dilaksanakan oleh Brigjen TNI Ahmad Fauzi selama ia menjabat sebagai Komandan Korem 061/Suryakancana yang digelar di seluruh wilayah jajaran Korem 061/Sk yaitu di Kota Bogor Kabupaten Bogor Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan Cianjur.
TNI/AD membuka pendaftaran calon Tamtama Prajurit Karier (PK) Tahun Anggaran 2022. Rekrutmen dikhususkan untuk santri dan lintas agama. Dimana para santri yang dapat diterima menjadi prajurit TNI/AD salah satunya yaitu hafiz Qur’an.
Terkait alasan membuka pendaftaran melalui jalur pondok pesantren (santri)/lintas agama, menurut Danrem dikarenakan mereka yang pernah menimba ilmu sebagai santri tentunya sudah terjaga masalah akhlak, serta sudah di didik mengenai keagamaannya saat belajar di pesantren.
Jadi prajurit TNI AD yang memiliki latar belakang santri dan juga lintas agama memiliki akhlak dan tingkah laku yang baik, sehingga mampu mengamalkan Delapan Wajib TNI, Sapta Marga, dan Sumpah Prajurit secara benar di lapangan.
Kemudian Ia juga menjelaskan bahwa saat ini negara dalam hal ini TNI/AD menginginkan peran serta para santri untuk bersama-sama menjaga negara Kesatuan Republik Indonesia, salah satunya dengan menjadi anggota TNI/AD.
Jadi bagi para santri yang ingin bergabung atau menjadi bagian dari TNI/AD bisa mendaftarkan diri, atau bisa meminta arahan dari Babinsa.
Kesempatan untuk sukses adalah milik siapapun, hanya saja kita harus belajar yang rajin, tekun beribadah dan berdo’a serta mengikuti nasehat yang baik dari para pembimbing maupun orang tua. Ujar Danrem.
Kalian adalah generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dalam menjaga dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Pungkasnya
Red_*

More Stories
UCAPAN SELAMAT DAN APRESIASI
BERITA POLRI INDEPENDEN. BANDUNG — Selamat dan sukses kepada seluruh Advokat, Perkumpulan Advokat Demokrasi Indonesia Raya (PADIRAYA) yang telah resmi disumpah...
Peringati Hari Lahir Pancasila, Dua Organisasi Media Sepakat Kolaborasi Wujudkan Transformasi Pendidikan
BERITA POLRI INDEPENDEN. INDRAMAYU – Memaknai momentum Hari Lahir Pancasila, dua organisasi media besar nasional, Tokoh Indonesia dan Forum AsMEN,...
Momentum Hardiknas 2026, Yayasan Mutiara Baru Bangkit dan Buka LKSA hingga Kejar Paket di Bojong Klapa Nunggal Bogor
BERITA POLRI INDEPENDEN. Bogor, 2 Mei 2026 – Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional 2026, Yayasan Mutiara Baru (YAMUBI) resmi kembali...
Kolaborasi Himpunan Mahasiswa Ahmadiyah dan MUDA, Diskusi Buku 100 Tahun Ahmadiyah Rajut Solidaritas dan Nalar Kritis
BPI91 -Tangerang Selatan - Semangat merajut solidaritas dan memperkuat nalar kritis anak muda mewarnai diskusi dan bedah buku “Muslim Ahmadiyah...
Menko Pangan Bersama Wali dan Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau pelaksanaan program MBG di Kota Bekasi dan Cek Lokasi Pengelolaan Sampah Bantargebang
BPI91, Bekasi - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Kota Bekasi untuk meninjau langsung pelaksanaan program...
HUT ke-80 Intelijen Polri, Nuriman Harap Semakin Profesional dan Presisi
BPI91, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Intelijen Polri ke-80 yang jatuh pada 2 Januari 2026, Nuriman, Pendiri sekaligus...

