SERANG, BPI91.COM – SMPN 4 Kota Serang menjadi sorotan setelah muncul dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan sekolah. Salah satu pedagang kantin mengungkapkan bahwa mereka dipaksa membayar salaran kantin sebesar Rp 25.000 per hari, yang dianggap cukup berat.
Lebih memprihatinkan, seorang oknum guru yang juga berdagang di kantin sekolah diduga memberikan instruksi kepada pedagang lain untuk mengatakan bahwa pembayaran salaran dilakukan secara sukarela jika ada yang bertanya. “Kalau ada yang tanya tarif salaran, bilang aja seikhlasnya,” ujar oknum guru tersebut.
Tak hanya itu, oknum guru yang berdagang di kantin sekolah juga dilaporkan sering memanfaatkan anak-anak murid untuk membantu mengangkat galon dan barang belanjaan dengan iming-iming nilai bagus.
Keadaan semakin sulit bagi para pedagang ketika kegiatan belajar mengajar di sekolah berlangsung dengan waktu yang singkat. Misalnya, pada hari-hari tertentu dengan jadwal pelajaran yang padat atau kegiatan lainnya, waktu berjualan menjadi sangat singkat. Meskipun demikian, para pedagang tetap diwajibkan membayar salaran sebesar Rp 25.000 per hari, tanpa mempertimbangkan pengurangan waktu berjualan. Hal ini membuat banyak pedagang enggan berjualan karena dirasa tidak menguntungkan.
Pertanyaan besar muncul mengenai kemana larinya anggaran pengelolaan kantin sekolah, mengingat anggaran tersebut tidak masuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Serang, Mukti, kepada awak media mengatakan,” Jika para pedagang tidak mau adanya salaran ya tidak usah dagang dikantin sekolah dan terkait pungutan tersebut sudah kami konfirmasi kan kepada pihak Dinas,Bapenda dan kepolisian.
Dilanjutkan nya lagi,dikarena kan belum adanya aturan dan payung hukum dari Dinas Pendidikan jadi pungutan kepara pedagang ya sah sah saja,” Tutur Mukti.
Mukti kepsek SMPN 4 malah mengundang Babinkantibmas dari Polsek Calung, Ari Firmasyah Brigadir Kepala sebagai saksi bahwa adanya pihak media yang mengkonfirmasikan salaran pedagang yang dengan alasan dana tersebut buat biaya kebersihan sekolah.
Sementara itu di Dinas Pendidikan Kota Serang Kabid SMP Leni mengatakan,” Stop pungutan Salaran selama aturan dan payung hukum belum dikeluarkan dari Pemkot Serang khususnya Dinas Pendidikan.
Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya praktik pungli di sekolah tersebut Kepala Sekolah SMPN 4 Diawal saat dikonfirmasi mengungkapkan tidak begitu mengetahui soal pungutan salaran pedagang,dipungut juga dengan seikhlas nya, diakhir nya ia mengatakan bahwa ia menjabat Sebagai Kepala Sekolah sudah Satu tahun Enam Bulan, sangat tidak mungkin tidak mengetahui soal Salaran Pedagang.
Dengan demikian, kasus dugaan pungli di SMPN 4 Kota Serang ini akan diteruskan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang untuk ditindaklanjuti. Hal ini juga sejalan dengan himbauan Walikota Serang yang secara tegas melarang adanya pungli di wilayah sekolah.
Wartawan by: S.Sibarani
More Stories
Perwakilan Angkatan Muda Badik Lampung mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung
BERITA POLRI INDEPENDEN | Bandar Lampung Jumat, 21 Agustus 2026. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan penghentian penyelidikan terhadap laporan polisi yang melibatkan...
Anak Rindang Indonesia Ukir Prestasi di Kejuaraan Pencak Silat se-Jawa Barat
BERITA POLRI INDEPENDEN - Kota Bekasi. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh anak-anak binaan Yayasan Rindang Indonesia. Dalam ajang PEMUDA PRESTASI...
Pecah Ego Sektoral, Menkum Supratman & LAN Luncurkan Forum Komunikasi Kebijakan untuk Lahirkan Aturan Berbasis Bukti
BERITA POLRI INDEPENDEN – JAKARTA. Badan Strategi Kebijakan Hukum (BSK Hukum) Kementerian Hukum bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) resmi menginisiasi Forum...
Jalin Silaturahmi Tim Kemenkum DKI dan Organisasi Advokat PADIRaya Dorong Posbakum Kelurahan Aktif di Kalibaru Cilincing Jakarta Utara
BERITA POLRI INDEPENDEN - JAKARTA UTARA, Berdasarkan Surat Pemberitahuan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Khusus Jakarta Nomor W.10-HN.04.03-736, Tim Penyuluh...
BERITA POLRI INVESTIGASI KOMITMEN KONTROL SOSIAL YANG PROFESIONAL DAN BERIMBANG
BERITA POLRI INDEPENDEN - Jakarta, Memperingati hari jadinya, seluruh keluarga besar media Berita Polri Investigasi menyampaikan pernyataan resmi terkait komitmen...
UCAPAN SELAMAT DAN APRESIASI
BERITA POLRI INDEPENDEN. BANDUNG — Selamat dan sukses kepada seluruh Advokat, Perkumpulan Advokat Demokrasi Indonesia Raya (PADIRAYA) yang telah resmi disumpah...

