
PROBOLINGGO, BPI91.COM – Di balik sorotan tajam dan opini publik yang tak selalu ramah, Padepokan Dimas Kanjeng tetap tegak berdiri. Diterpa angin fitnah, hujan prasangka, dan badai pemberitaan negatif, padepokan ini memilih untuk tidak membalas dengan amarah. Sebaliknya, mereka membalas dengan karya, senyum, dan pengabdian. 22/06/25
Padepokan Dimas Kanjeng memiliki visi besar untuk ikut berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Mereka ingin menjadi bagian kecil yang berdampak dalam proses besar ini. Daeng Uci, tokoh muda yang menjadi bagian dari motor penggerak sosial di padepokan, menjelaskan bahwa mereka memiliki goal setting yang jelas untuk mencapai cita-cita kolektif bangsa.
Kegiatan Sosial yang Nyata Padepokan secara rutin menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, mulai dari pembagian sembako, pelayanan kesehatan, hingga pelatihan keterampilan bagi warga sekitar. Mereka juga membuka lapangan pekerjaan dan memberdayakan masyarakat di sekitarnya.
Daeng Uc Saat dikonfimasi wartawan berita polri menegaskan bahwa mereka tidak menuntut untuk disanjung, tapi ingin dinilai apa adanya. Mereka ingin menunjukkan bahwa padepokan ini tidak eksklusif dan terbuka untuk siapa saja.
Membuka Pintu Lebar-Lebar Padepokan Dimas Kanjeng membuka pintu lebar-lebar untuk masyarakat, relawan, dan akademisi. Mereka ingin menunjukkan bahwa kegiatan sosial mereka berjalan normal dan layak diberitakan.
Kontribusi Nyata Padepokan Dimas Kanjeng membuka lapangan kerja alternatif, terutama bagi masyarakat sekitar yang terdampak ekonomi pasca pandemi. Mereka juga menyediakan ruang eksplorasi dan pengembangan diri bagi generasi muda.
Daeng Uci mengaku tidak takut dengan cibiran atau sindiran. Ia bahkan menganggap itu sebagai ujian. Yang terpenting adalah bagaimana terus menjaga niat dan konsistensi dalam berkarya. Ucapnya penuh semangat
Dengan semangat muda dan kegiatan sosial yang nyata, Padepokan Dimas Kanjeng menjadi contoh bagi masyarakat untuk terus berkarya dalam diam dan menatap masa depan dengan kerja nyata. ( Sutarno )
More Stories
Dirgahayu Yayasan Rindang Indonesia Rayakan ke-16 thn
BERITA POLRI INDEPENDEN. JAKARTA. Yayasan Rindang Indonesia memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari Jadi ke-16 dengan mengusung tema “16...
Coffee Painting di JCW#6 Curi Perhatian Menteri, Sekolah Kopi Nusantara Disiapkan Jadi Penguat Ekosistem Kopi Nasional
BERITA POLRI INDEPENDEN| YOGYAKARTA, Jogja Coffee Week (JCW) #6 tidak hanya menjadi ajang pertemuan pelaku industri kopi, tetapi juga menjadi ruang...
Doa 40 Anak Yatim Iringi AKP Wahyudi Emban Amanah sebagai Kapolsek Pondokgede
BERITA POLRI INDEPENDEN. Kota Bekasi, 1 September 2026 Sebanyak 40 anak yatim dan dhuafa binaan Yayasan Rindang Indonesia turut mengiringi...
Ribuan Warga Padati Festival Kalibaru
BERITA POLRI INDEPENDEN| JAKARTA — Ribuan warga dari RW 01 hingga RW 15 meramaikan gelaran tahunan Festival Kalibaru ke-4 yang...
BERITA POLRI INVESTIGASI KOMITMEN KONTROL SOSIAL YANG PROFESIONAL DAN BERIMBANG
BERITA POLRI INDEPENDEN - Jakarta, Memperingati hari jadinya, seluruh keluarga besar media Berita Polri Investigasi menyampaikan pernyataan resmi terkait komitmen...
45 Peserta Ikuti Upacara Potong Gigi Massal di Bali
BERITA POLRI INDEPENDEN. BALI – Sebanyak 45 peserta mengikuti upacara potong gigi massal yang digelar sebagai bagian dari rangkaian acara...

