Read Time:1 Minute, 34 Second

BPI91, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Intelijen Polri ke-80 yang jatuh pada 2 Januari 2026, Nuriman, Pendiri sekaligus Jurnalis Media Berita Polri Investigasi, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Intelijen Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Nuriman menilai, peringatan delapan dekade Intelijen Polri merupakan momentum refleksi atas kontribusi besar intelijen sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, ketertiban masyarakat, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya mengucapkan Selamat Hari Jadi Intelijen Polri ke-80. Di usia yang semakin matang ini, Intelijen Polri telah membuktikan perannya sebagai indera kewaspadaan negara dalam menghadapi berbagai tantangan, baik konvensional maupun nonkonvensional,” ujar Nuriman, Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, Intelijen Polri memiliki tugas strategis sebagai mata dan telinga Polri, yang tidak hanya bertugas mengumpulkan informasi, tetapi juga melakukan analisis mendalam sebagai dasar pengambilan kebijakan dan langkah preventif guna mencegah potensi gangguan keamanan.

Nuriman juga menyoroti adanya kesamaan prinsip antara kerja intelijen dan dunia jurnalistik, khususnya dalam aspek pencarian fakta, pendalaman informasi, serta kepekaan membaca situasi sosial di tengah masyarakat.

“Kerja intelijen dan jurnalistik sama-sama berangkat dari informasi. Keduanya dituntut untuk cermat, teliti, cepat, dan bertanggung jawab dalam menghimpun data, mengolah fakta, serta menyajikan analisis yang objektif. Perbedaannya terletak pada fungsi dan ruang lingkup penyampaian informasi tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, di era digital dan keterbukaan informasi seperti saat ini, tantangan yang dihadapi Intelijen Polri semakin kompleks. Oleh karena itu, profesionalisme, integritas, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas secara presisi.

Sebagai insan pers yang fokus pada isu-isu kepolisian dan investigasi, Nuriman berharap Intelijen Polri terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa, termasuk media, akademisi, dan masyarakat, demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan berkelanjutan.

“Semoga di usia ke-80 ini, Intelijen Polri semakin solid, profesional, dan humanis, serta tetap menjunjung tinggi prinsip Indera Waspada demi terwujudnya negara yang aman, tenteram, dan sejahtera,” tutup Nuriman.***

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Close