Read Time:1 Minute, 29 Second

 

 

BPI91.COM, KALTENG – Sedikitnya ada puluhan proyek pasar yang diduga kuat gagal perencanaan dan mubasir di Kabupaten Kotawaringin Timur( Kotim ) hingga saat ini belum tersentuh oleh hukum.

Pasalnya pembangunan proyek pasar itu sejak dibangun sudah beberapa tahun yang lalu hingga kini belum pernah ditempati dan menyebabkan terbengkalai.

Seperti yang kita lihat bersama ada beberapa titik pembangunan pasar yang berada di Kotim, yakni Desa Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kecamatan Kotabesi, dan Desa Tumbang Sangai Kecamatan Telaga Antang, dan masih banyak yang belum termonitor kemungkinan besar masih banyak yang mubajir.

Anekaria Safari Sekretaris pada Forum Komunikasi Pewarta Kepolisian Republik Indonesia ( FKPKRI ) Provinsi Kalimantan Tengah kepada media ini dikantornya mengungkapkan, saya telah melihat ada beberapa proyek pembangunan pasar disejumlah Kecamatan banyak yang mangkrak tidak ada penghuninya, Kecamatan Kotabesi, Kecamatan Samuda, dan Tumbang Sangai Kecamatan Telaga Antang, Simpang Sebabi, Kecamatan Telawang, banyak proyek pasar yang terbengkalai siapa yang bertanggung jawab pada proyek yang diduga gagal kontruksi itu.

Dimana pasar tersebut menurut dia sejak dibangun hingga saat ini tidak pernah difungsikan lantaran sangat jauh dari pemukiman warga dan sangat sulit akses jalan menuju pasar itu ” ucapnya.

Proyek pembangunan pasar itu kalau kita lihat secara kasat mata jelas jelas gagal kontruksi lantaran sangat jauh dari pemukiman warga sehingga pedagang menolah untuk berjualan di pasar itu sendiri karna akses jalan menuju pasar selain sangat jauh jalanya sulit dilalui.

Safari berharap kepada pihak penegak hukum dapat menindaklanjuti atas pembangunan pasar yang terbengkalai itu dan diduga kuat gagal kontruksi, karna tidak sedikit anggaran pemerintah yang dikucurkan untuk pembangunan pasar tersebut, dan sangat tidak memberikan manfaat bagi masyarakat disekitarnya.

Selain itu menurut dia pembangunan proyek pasar diberbagai Kecamatan di Kotim itu bukan saja tidak memberikan manfaat terhadap masyarakat sekitar juga menghambur hamburkan anggaean saja, kata Safari, Selasa 25/06/2024. Pungkasnya.( Kr )

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Kapolres Ngada Pimpin Ziarah Dan Tabur Bunga Dimakan Pejuang Polri
Next post Jelang HUT Bhayangkara Ke-78, Jajaran Mabes Polri Ziarah ke TMP Kalibata
Close