JAKARTA , BPI91.COM – 25 April 2025
Puluhan wartawan yang pernah bernaung di bawah bendera surat kabar umum Amunisi menggelar temu kangen di Rumah Makan Simpang Raya, Jakarta Pusat. Acara yang penuh nostalgia ini diinisiasi oleh Budi, salah satu pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Pusat.
Temu kangen ini dihadiri oleh para jurnalis senior seperti Al-Amin, Mustofa, Rasian, Akib, Ramdhani, Darsani, Mubahir, Rukmana, Bambang, dan Bowo. Budi menegaskan pentingnya acara ini untuk menjaga tali silaturahmi dan mengingat kembali perjuangan saat membangun Amunisi.
“Pertemuan ini penting guna mengenang masa-masa penuh perjuangan, suka dan duka saat kami bersama membesarkan Amunisi. Kami juga mengenang almarhum pendiri seperti Bang Hendra Usmaya dan Pak Maliki Hidayat, dua guru luar biasa bagi kami,” ujar Budi dengan penuh haru.
Bowo, salah satu peserta, mengenang kisah menariknya bersama Hendra Usmaya. “Sebagai wartawan TV, saya tak terbiasa menulis. Tapi Bang Hendra memaksa saya menulis berita untuk koran. Saat saya serahkan tulisan itu, esoknya terbit dengan sangat rapi dan tajam. Itulah magisnya Hendra,” tuturnya.
Tak hanya ajang nostalgia, pertemuan ini juga diwarnai diskusi serius mengenai isu terkini: kasus suap yang menyeret Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan humasnya, serta imbasnya terhadap Direktur Jak TV.
Ketua Umum Forum Perhimpunan Wartawan Indonesia (Forum PWI), Rukmana, S.Pd.I., CPLA, menilai hal ini sebagai ancaman nyata bagi kebebasan pers. “Kegiatan jurnalistik tidak bisa dikriminalisasi. Wartawan bekerja di ranah yang dilindungi oleh UU Pers No. 40 Tahun 1999,” tegasnya.
Menurut Rukmana, tudingan terhadap Tian Bahtiar dari Jak TV yang menerima sponsor untuk kegiatan seminar publik merupakan bentuk kriminalisasi. “Itu bukan suap atau pemufakatan jahat. Itu bagian dari kerja jurnalistik yang sah,” tambahnya.
Senada, Ramdhani, wartawan Deteksijaya yang juga hadir, meminta Kejaksaan Agung tidak sembrono. “Wartawan bukan ASN yang digaji negara. Jangan seret kegiatan jurnalistik ke ranah pidana tanpa pemahaman yang utuh,” ujarnya.
Acara ditutup dengan makan bersama, doa, serta rencana menyelenggarakan kegiatan besar untuk mengenang karya-karya legendaris almarhum Hendra Usmaya.
More Stories
PEMIMPIN UMUM MEDIA POLRI BPI91.COM UCAPKAN SELAMAT KEPADA KOMJEN POL SUYUDI ARIO SETO SEBAGAI KAPOLRI BARU, DPR SETUJUI SECARA AKLAMASI
BERITA POLRI INDEPENDEN - JAKARTA, Kabar penting datang dari Senayan. Komisi III dan Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui Komisaris...
Babinsa Koramil 04/Pulogadung Bersama Komduk Gelar Patroli/Siskamling, Jaga Kamtibmas di Wilayah
BPI91, COM, JAKARTA — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Koramil 04/Pulogadung melaksanakan kegiatan Patroli/Siskamling Keliling bersama Unsur Komduk di...
Brimob dan Polwan Polda Metro Bagikan Roti untuk Massa Hari Tani
BPI91.COM, JAKARTA — Personel Satbrimob bersama Polwan Polda Metro Jaya membagikan roti dan minuman kepada peserta penyampaian aspirasi dalam peringatan...
Polda Metro Jaya Apresiasi Seluruh Peserta Aksi, Penyampaian Aspirasi Berakhir Tertib
BPI91.COM, JAKARTA — Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi di sejumlah titik Jakarta...
Di Tengah Pelayanan Penyampaian Pendapat, Satgas Gakkum Polda Metro Jaya Bagikan Roti dan Minuman
BPI91.COM, JAKARTA — Personel Satgas Gakkum Polda Metro Jaya membagikan roti dan minuman kepada peserta penyampaian pendapat di sekitar kawasan...
Dugaan Penyalahgunaan Barcode Pertanian untuk Pengumpulan Solar Subsidi Terungkap di Pemalang
BPI91.COM, PEMALANG — Dugaan penyalahgunaan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar mencuat di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Praktik...


