Read Time:43 Second

 

JAKARTA, BPI91.COM – Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi menetapkan 1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. Keputusan ini berbeda dengan Singapura dan Brunei yang menetapkan awal Ramadan pada 2 Maret 2025.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa perbedaan ini terjadi karena faktor astronomis, terutama terkait ketinggian hilal dan sudut elongasi. “Di Indonesia, hilal telah terlihat sesuai dengan kriteria yang disepakati, sementara di Singapura dan Brunei, hilal belum dapat diamati,” ujarnya.

Sidang Isbat kali ini berlangsung dengan kehadiran banyak pakar serta duta besar dari berbagai negara. Kehadiran mereka semakin memperkuat legitimasi keputusan tersebut. Selain itu, laporan dari berbagai daerah di Indonesia turut mendukung hasil sidang, sehingga keputusan ini dinilai sangat representatif.

Dengan demikian, tentang awal Ramadan kali ini dapat diterima oleh masyarakat luas dan menjadi acuan bagi umat Islam di Indonesia untuk memulai ibadah puasa Ramadan.

Reporter: Lyon P

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Pastikan Ketersediaan dan Harga Pangan Aman di Bulan Ramadan, Tim Satgas Pangan Polda Kalteng Sidak Pelaku Usaha
Next post Evaluasi Menteri P2MI: JAMIN Tuntut Presiden Prabowo Ambil Tindakan
Close