BPI91.COM – Jakarta – Pertemuan dan Diskusi KRPP TIM 8 ( Komite Relawan Penggerak Pancasila ) dengan JGB ( Jasa Global Binakarya ) yang berkantor di Jakarta Barat yang di hadiri oleh Ketua Umum KRPP TIM 8 Arif Hariman dan Sekretaris Jendral Mangatur Simanjuntak serta Amran Jaya selaku CEO JGB, Selasa, 19 November, 2024.
Pada kesempatan itu Ketua Umum KRPP TIM 8 Arif Hariman menyampaikan sebagai Relawan yang mendukung penuh Program – Program Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto serta atas arahan Pembina Tim 8 Bapak Hasyim Djoyohadikusumo untuk ikut serta menjaga iklim investasi dan pengembangan ekonomi maka KRPP TIM 8 mulai melakukan penjajakan dengan pihak – pihak yang memiliki kemampuan investasi dan industri di Indonesia.
Seperti halnya JBG ( Jasa Global Binakarya ) yang bergerak di bidang jasa consultant bagi para pengusaha serta investor dari China yang siap menanamkan investasinya di Indonesia ini.
CEO JGB ( Jasa Global Binakarya ) Amran Jaya menyampaikan bahwa banyak Pengusaha dari Negeri Tirai Bambu yang ingin mengembangkan bisnisnya dan berinvestasi di Indonesia, hal tersebut terjadi di karenakan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir semasa kepemimpinan Bapak Jokowi banyak investasi dari China yang berjalan dengan sangat baik dan sukses.
” Terlebih lagi para pengusaha dari China melihat keharmonisan antara Bapak Prabowo dan Bapak Jokowi yang membawa dampak positif di Manca Negara, serta kenegarawanan Bapak Prabowo merangkul semua pihak untuk bersama – sama membangun Indonesia “, papar Amran.
Pada kesempatan itu juga Mangatur Simanjuntak selaku Sekretaris Jenderal KRPP TIM 8 menyampaikan point penting pertemuan tersebut adalah KRPP Tim 8 mendapatkan informasi penting dari pelaku bisnis yang sebenarnya sehingga menjadi nilai positif yang akan di teruskan kepada Pemerintah dan Kementerian terkait sehingga tujuan utama dari iklim investasi yang sehat dan menguntungkan terhadap Negara serta rakyat Indonesia pada khususnya.
Mangatur Simanjuntak juga menambahkan kami KRPP Tim 8 sangat bangga dan mengucapkan Selamat kepada Bapak Prabowo Subianto dan Pembina Tin 8 Bapak Hasyim Djoyo hadikusumo yang telah berhasil melakukan MoU dengan pemerintah China yang menghasilkan investasi ke Indonesia senilai 10,07 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 157,64 triliun.
” KRPP TIM 8 akan selalu mengawal dan tegak lurus atas seluruh kebijakan serta program – program dari Bapak Presiden untuk menuju Indonesia Emas dan bermartabat di mata dunia, sesuai dengan harapan terbesar Bapak Prabowo Subianto “, tegas Mangatur Simanjuntak.
Red. *
More Stories
Perwakilan Angkatan Muda Badik Lampung mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung
BERITA POLRI INDEPENDEN | Bandar Lampung Jumat, 21 Agustus 2026. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan penghentian penyelidikan terhadap laporan polisi yang melibatkan...
Anak Rindang Indonesia Ukir Prestasi di Kejuaraan Pencak Silat se-Jawa Barat
BERITA POLRI INDEPENDEN - Kota Bekasi. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh anak-anak binaan Yayasan Rindang Indonesia. Dalam ajang PEMUDA PRESTASI...
Pecah Ego Sektoral, Menkum Supratman & LAN Luncurkan Forum Komunikasi Kebijakan untuk Lahirkan Aturan Berbasis Bukti
BERITA POLRI INDEPENDEN – JAKARTA. Badan Strategi Kebijakan Hukum (BSK Hukum) Kementerian Hukum bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) resmi menginisiasi Forum...
Jalin Silaturahmi Tim Kemenkum DKI dan Organisasi Advokat PADIRaya Dorong Posbakum Kelurahan Aktif di Kalibaru Cilincing Jakarta Utara
BERITA POLRI INDEPENDEN - JAKARTA UTARA, Berdasarkan Surat Pemberitahuan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Khusus Jakarta Nomor W.10-HN.04.03-736, Tim Penyuluh...
BERITA POLRI INVESTIGASI KOMITMEN KONTROL SOSIAL YANG PROFESIONAL DAN BERIMBANG
BERITA POLRI INDEPENDEN - Jakarta, Memperingati hari jadinya, seluruh keluarga besar media Berita Polri Investigasi menyampaikan pernyataan resmi terkait komitmen...
UCAPAN SELAMAT DAN APRESIASI
BERITA POLRI INDEPENDEN. BANDUNG — Selamat dan sukses kepada seluruh Advokat, Perkumpulan Advokat Demokrasi Indonesia Raya (PADIRAYA) yang telah resmi disumpah...


