Read Time:50 Second

 

BPI91.COM, BALI – Mamukur adalah rangkain acara setelah ngaben yang dilakukan oleh umat Hindu di Bali.
Mamukur merupakan kelanjutan dari upacara ngaben sebagai bentuk penyucian Atma( roh) fase kedua.

Hal tersebut disampaikan DR Ida pandita empu Nabe putra kepada media ini melalui TLP selulernya Kamis 23 Desember 2022.

Upacara dilaksanakan di Ceko Maria/ peloban Ida Sri di Denpasar Bali. pada upacara Mamukur terdapat beberapa tingkatan acara diantara nya:

Nganget Don Bingin yaitu upacara memetik pohon beringin ( kalpataru/kalpavriksa) untuk dipergunakan sebagai bahan puspasarira simbol badan roh yang nanti dirangkai sedemikian rupa seperti sebuah tumpeng dibungkus kain putih dilengkapi dengan prerai lukisan wajah manusia.

Ngalim, setelah daun beringin tiba ditempat upacara, maka untuk masing masing perwujudan roh, dipilih sebanyak 108 lembar ditusuk dan dirangkai sedemikian rupa kemudian di sekah.

Amet Toya Hening, adalahrangkain upacara selanjutnya dapat dilakukan pagi hari menjelang hari H berupa prosesi( mapeet) mengambil air jernih sebagai bahan utama air suci bagi pandeta ataudwijati yang akan memimpin upacara yajna Mamukur tersebut.

Laporan tim redaksi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Apel Gelar Pasukan, Kapolri Pastikan Seluruh Pihak Siap Amankan Nataru
Next post Kuasa Hukum CPMI Sambangi Kantor Disnakertrans Melapor Dugaan Penipuan yang Dilakukan PT.MMM
Close