Read Time:1 Minute, 6 Second

BPI91.COM Tangsel– Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang pendukung sepak bola, menyebabkan duka yang mendalam. Tak hanya bagi keluarga korban tapi seluruh masyarakat juga merasakan hal yang sama juga termasuk masyarakat Tangerang Selatan.

Sebagai bentuk empati, pemerintah kota Tangerang Selatan bersama unsur Forkopimda mengelar doa bersama lintas agama kamis 6 Oktober 2022. Doa bersama dilakukan dilapangkan Cilenggang yang dipimpin oleh pemuka agama Islam, Kristen, katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.

walikota Tangerang Selatan Benyamin menyampaikan rasa keprihatinan nya atas tragedi di Kanjuruhan ini merupakan tragedi kemanusiaan yang memilukan. Atas nama pemerintah Tangsel dan para tokoh lintas agama kami turut prihatin atas kejadian yang menewaskan 174 orang ungkap Benyamin. Dan saya berharap ini adalah kejadian yang terakhir dan kepada penyidik baik kepolisian maupun gabungan dapat menyelesaikan tugas nya dengan baik.

lebih lanjut Benyamin menyampaikan kejadian Kanjuruhan harus menjadi pelajaran bagi semua dan menjadi momentum evaluasi agar penyelenggaraan olah raga menjadi baik dan aman. Dan selanjutnya Benyamin mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar para korban tragedi Kanjuruhan diterima di sisi Allah dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran ungkapnya.

kegiatan tersebut juga dihadiri ketua DPRD Tangsel Abdul Rasyid, Kejari Tangsel Silpia Rosalina, Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu, Kepala BNN Tangsel AKBP Renny Puspita dan perwakilan Dandim 05/06 serta pejabat di lingkup OPD Tangsel. https://www.bpi91.com

laporan Agus.s

Sosial

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Kapolri: Ada 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan
Next post DR HC Ida Pandeta MPU Nabe Tokoh yang Menjunjung tinggi Budaya Leluhur dan Penuh Toleransi
Close