Read Time:2 Minute, 46 Second

BPI91.COM, Grobogan, 4/4/2022. Covid 19 yang mengoyak perekonomian dunia dari mulai usaha kecil, menengah bahkan sampai ke tingkat atas mengalami penurunan yang cukup drastis di semua lini, ini di akibatkan tingginya masyarakat yang terpapar Covid 19 selama dua tahun yang lalu, sehingga orang masih engan untuk memulai usahanya kembali.

Jalan yang sudah jadi di bangun

Namun di tengahnya kesulitan yang di sebabkan oleh wabah covid 19, ada sosok pengusaha asal desa Jetis, Kecamatan Karang Rayung Grobogan, Jawa Tengah viral di di dunia maya karna di masa masa sulit yang masih di bayang bayangi oleh wabah covid 19 mampu memberikan sesuatu yang amat berharga untuk Desa tercintanya, Joko Suranto, anak ke empat dari lima bersaudara pasangagan Kasandiharjo dan Siti Naimah, kepada awak media Joko Suranto memaparkan lika liku hidupnya kepada awak media, mulai dari lulus kuliah di Solo, tepatnya di Universitas sebelas maret dan sukses nendapat gelar sarjana, kemudian merantau ke Jakarta dari mulai kerja di bank dengan gaji yang sangat jauh dari cukup ketika itu, “namun tetep sebagian bisa saya sedekahkan”, ujar beliau, kemudian jualan celana levis, baju dan taplak meja, pindah dari satu pasar ke pasar lainya. Ini di lakukanya dengan penuh keihlasan, hingga terus berkembang dan hingga saat ini sudah mempunyai lima belas perusahaan yang bergerak di bidang properti dan perhotelan, menurut beliau ada tiga kunci dalam meraih kesuksesan dalam hidup, pertama harus membahagiakan orangtua, apa yang di minta orang tua kita turuti, kedua nawaitu atau niatkan diri kita untuk selalu berbagi kepada sesama di manapun kita berada dan yang ketiga segera lakukan imbuhnya.

Ketika awak media menanyakan terkait pembagunan jalan desa yang di biayai olehnya senilai milyaran rupiah dengan panjang 1.8 kio meter, beliau hanya menjawab dengan arif “inikan sudah di tunaikan, sebenarnya amal itukan tidak boleh di lihat orang atau tersembunyi, tapi karna terlihat besar seperti ini ya mau gimana lagi, toh jamanya sekarang sudah masuk dunia medsos dan saya sendiri sejatinya tidak pernah memposting apa yang sudah saya amalkan, dan bukan membangun jalan ini saja, Alhamdulillah ada tiga puluh masjid dan ribuan al-quran yang terus kita lakukan untuk masyarakat”, tuturnya kepada awak media, dan ketika di singgung terkait ajang politik di tahun 2024 beliau berkata saya ingin jadi persiden saja mas sambil tertawa lebar, seraya bersuara lirih semua sudah di atur oleh gusti Allah.

Jalan yang belum jadi di bangun

Di tempat yang lain kami juga berkesempatan mewanwancarai salah satu warga Jetis yang tidak lain adalah guru dari Joko Suranto.

Kuswadi adalah warga desa Jetis yang sehari harinya bekerja sebagai petani, setelah pesiun dari guru di SD Jetis, menurut Kuswadi yang juga guru SD dari Joko Suranto puluhan tahun yang lalu, menjelaskan kepada awak media, bahwa Joko Suranto semasa kecilnya ketika sekolah sudah punya karakter dan kecerdasan yang tinggi, dan hari ini terbukti manjadi pengusaha dan tetep arif dan selalu memperhatikan desanya, dengan terus membantu membangun jalan desa dan tidak cuma jalan semata, tapi juga yang lainya, jelasnya.

Apa yang sudah di lakukan Joko Suranto hendaknya ini menjadi perhatian pemerintah di Indonesia, agar lebih memperhatikan apa saja yang di butuhkan oleh masyarakat, khusunya fasilitas untuk kepentingan umum.

“Bila anda di berikan Jabatan jangan di ambil jabatanya saja, tetapi lakukan juga tanggung jawabmu sebagai seorang pejabat” ( Joko Suranto )

Happy
Happy
33 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
67 %
Previous post Kecelakaan Mudik Tahun Ini Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
Next post 7 Cara Cegah Kepadatan Lalin Arus Balik: One Way, RAMS Hingga Rute Alternatif
Close