Padepokan Dimas Kanjeng: Menyebarkan Manfaat dan Ketenangan di Tengah Masyarakat

Read Time:1 Minute, 21 Second

 

PROBOLINGGO, BPI91.COM – Padepokan Dimas Kanjeng, sebuah tempat berkumpul, berkegiatan, dan beribadah bagi mereka yang mencari ketenangan serta pelayanan kepada masyarakat, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat setempat.

Terletak  di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, padepokan ini sering kali salah dipahami oleh masyarakat sebagai pesantren atau institusi pendidikan agama.

Padepokan Dimas Kanjeng bukanlah sebuah pesantren dengan sistem kurikulum formal. Yang ada hanyalah ibadah yang berlangsung normal, dengan masjid yang selalu mengumandangkan azan lima kali sehari, pelaksanaan salat berjamaah secara rutin, dan kegiatan keagamaan yang berjalan biasa.

Padepokan Dimas Kanjeng aktif dalam kegiatan sosial, seperti kurban pada Hari Raya Idul Adha, pengobatan gratis, bantuan untuk anak yatim, hingga distribusi sembako selama bulan Ramadan. Semua kegiatan ini dilakukan tanpa memandang latar belakang agama atau status sosial penerimanya.

Kegiatan sosial yang dilaksanakan Padepokan Dimas Kanjeng tidak luput dari perhatian dan dukungan Forkopimda Kabupaten Probolinggo. Sejumlah aparat dari kepolisian, TNI, hingga pejabat pemerintah daerah sering hadir dalam acara-acara besar yang diadakan oleh padepokan.

Padepokan Dimas Kanjeng pernah menjadi pusat perhatian media dalam berita-berita negatif yang tidak selalu berdasarkan pada konfirmasi.

Namun, pengurus padepokan berharap media dapat kembali melaksanakan perannya sebagai pilar demokrasi yang adil dan berimbang.

Di sekitar padepokan, tidak ada hal-hal mewah yang mencolok. Tempat tinggal para santri dan pengikut dibangun dengan sederhana. Aktivitas berjalan dengan biasa, mulai dari berkebun, berdagang kecil, hingga membantu kebutuhan logistik dapur umum.

Padepokan Dimas Kanjeng berharap dapat terus menjalankan kegiatan sosial dengan konsisten dan mengalami perkembangan.

Mereka merencanakan untuk mendirikan dapur umum tetap, menyediakan ambulans gratis untuk masyarakat, dan program penguatan perekonomian lokal berbasis UMKM. ( Sutarno & Tim )

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Jelang HUT Bhayangkara ke-79,Ketua Umum TTKKBI Ucapkan dan Apresiasi Untuk Polda Banten
Next post Ramaikan HUT Bhayangkara ke-79, 1000 Peserta Daftar Lomba Konten Kreatif Polri
Close

BERITA POLRI INDEPENDEN