BPI91.COM, CIREBON – Kabupaten Cirebon -Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Cirebon saat,ini telah merilis dan menetapkan 13 Desa dari 8 Kecamatan rawan air bersih.
Demikian di sampaikan Kepala Pelaksanaan Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon ,Deni Nur Cahya Jum’at 22/09/2023 di kantornya.
Berikut di antara nama-nama Desa yang rawan kekurangan air bersih menurut (BPBD) Kabupaten Cirebon .
Desa karang wuni,Sedong kidul,Sedong lor,Winduhaji,Windujaya,Kecamatan Sedong.
Desa Karang Anyar,Kecamatan Panguragan
Desa Mundu Pesisir,Kecamatan Mundu.
Desa Walahar,Desa Cupang,Kecamatan Gempol.
Desa Sibubut,Kecamatan Gegesik.
Desa Dukuh,Kecamatan Kapetakan.
Desa Girinata,Kecamatan Dukuhpuntang.
Terakhir, Desa Seusepan,Kecamatan Karang wareng.
“Dalam hal ini,untuk 13 Desa tersebut BPBD Kabupaten Cirebon mengantisipasi akan rawan dan kekurangan air bersih di musim kemarau bencana kekeringan ini.
“Saat ini kita fokus penyaluran air bersih,dan juga kebakaran lahan hutan,”Terangnya.
BPBD Kabupaten Cirebon saat ini telah mengeluarkan 29.600 liter air bersih untuk membantu kelangkaan air bersih di masyarakat,dalam menghadapi musim kemarau ini.
Selain itu,kata”Deni pihaknya akan menyiapkan sejumlah armada untuk menyalurkan air bersih bagi warga kabupaten Cirebon yang mengalami krisis kurangnya air bersih.
Menurutnya”kita melakukan pengiriman air bersih ke masyarakat terdampak kekeringan,pengiriman air bersih itu rutin kita lakukan seminggu dua kali,” Ucap Deni.
Lebih lanjut ungkap” Deni untuk 13 Desa yang mengalami kekeringan dan kurangnya air bersih dirinya akan melakukan koordinasi dengan,Dinas terkait apakah harus di carikan sumber air dari PDAM atau membuatkan sumur bor atau pamsimas,”ungkapnya.
Deni pun menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Cirebon,supaya tidak membakar sampah pada lahan pemukiman sembarangan,pokoknya jangan meninggalkan api.
“Jika melihat kebakaran segera melaporkan kepada petugas setempat,”ucap Deni.
Deni berharap,kekeringa.rawan kurangnya air bersih,dapat segera berakhir,dan tidak berdampak lebih parah terhadap kondisi lingkungan serta kepada masyarakat.
“Masyarakat juga harus meng hemat air krena memang situasi saat ini sedang kekeringan,”Pungkasnya. (Budi)
More Stories
DPP HIR Bersinergi dengan Babinkum Mabes TNI Gelar Pendidikan Paralegal
BPI91.COM, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat HADE Indonesia Raya (DPP HIR) resmi menjalin sinergi dengan Badan Pembinaan Hukum Markas Besar...
Ikatan Alumni UT Gelar Rakernas 2026 di Bogor, Moeldoko: Alumni UT adalah Agen Perubahan
BPI91.COM, BOGOR, 9 April 2026 – Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar...
Gubernur Lampung Rahmat Ajak Warga Perantauan Perkuat Persaudaraan dan Tingkatkan Potensi Daerah
BPI91.COM, Bandar Lampung - Forum Komunikasi Persaudaraan Lampung Perantauan (FK PLP) melakukan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H bersama Gubernur...
Kapolsek Selagai Lingga Aktif Turun ke Lapangan, Wujudkan Kamtibmas Kondusif di Lampung Tengah
BPI91.COM, Lampung Tengah – Kapolsek Selagai Lingga, Iptu Yudi Chandra SH, menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)...
STIJNAS Award 2026, H. Muhamad Hakki SH sebagai Tokoh Pemersatu Indonesia
BPI91.COM, Lampung Tengah - Dalam momentum Idul Fitri 2026, H. Muhamad Hakki SH, Tokoh Masyarakat Lampung Tengah, menerima Anugerah STIJNAS...
Wakil I Ketua Umum AsMEN Ajak Pimpinan Media Perkuat Integritas dan Solidaritas di Momentum Idul Fitri 1447 H
BPI91.COM, Jakarta – Wakil I Ketua Umum Forum Asistensi Media Nasional (AsMEN), Ilyas, S.Pd.I, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul...

